“Pengawasan Pelaku Usaha Online Asing Diperketat - Bisnis.com”

Kamis, 06 Agustus 2015

“Pengawasan Pelaku Usaha Online Asing Diperketat - Bisnis.com”


Pengawasan Pelaku Usaha Online Asing Diperketat - Bisnis.com

Posted: 05 Aug 2015 09:57 PM PDT

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan memperketat pengawasan perdagangan online yang dilakukan oleh pelaku usaha asing setelah Rancangan Perpres Ecommerce ditandatangani.

Direktur Bina Usaha Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Fetnayeti   mengatakan pelaku usaha asing yang bertransaksi secara online dengan konsmen di Indonesia maka dianggap beroperasi di Indonesia.

Pelaku usaha asing dalam perdagangan online tersebut masuk ke dalam prioritas perhatian pemerintah. Sehingga jika terjadi pengaduan konsumen, maka pelaku usaha asing tersebut akan masuk ke dalam daftar hitam perdagangan. "Sekali dia bertransaksi di Indonesia, maka berlaku hukum di Indonesia."

Dalam RPP tersebut, pelaku usaha online dibagi menjadi tiga a.l. pedagang atau merchant, penyelenggara, dan penyelenggara sarana sementara.

Sementara itu, terkait rancanagan perpres tersebut Ketua Indonesia E-Commerce Association Daniel Tumiwa mengatakan, pelaku usaha sudah membicarakan setiap permasalahan yang ada di RPP tersebut. Saat ini, pembicaraan antara pemerintah dan para pelaku usaha sudah selesai.

"Pasti ada yang kurang berkenan, tapi akan ada tahap berikutnya. Masih perlu diharmonisasi dengan peraturan-peraturan lainnya. Ini akan dikerjakan di tahap berikutnya.

Daniel menyebutkan isu-isu yang masih belum memuaskan untuk kami, akan diperjuangkan di jalur lainnya karena RPP ini bersinggungan dengan banyak sektor seperti keuangan oleh Bank Indonesia, maupun aturan lainnya di Kominfo.

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.06  

0 komentar:

Poskan Komentar