“PERSAINGAN USAHA: Taring KPPU Harus Dipertajam - Bisnis.com”

Rabu, 10 Juni 2015

“PERSAINGAN USAHA: Taring KPPU Harus Dipertajam - Bisnis.com”


PERSAINGAN USAHA: Taring KPPU Harus Dipertajam - Bisnis.com

Posted: 09 Jun 2015 10:08 PM PDT

Bisnis.com, JAKARTA—Komisi Pengawas Persaingan Usaha, sebagai otoritas di Indonesia yang mengawasi persaingan usaha harus mempertajam taringnya dalam mencegah terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

Hal tersebut diungkapkan Chairman of Competition Committee OECD Paris Frederick Jenny dalam Jakarta International Forum yang digelar Rabu (10/6/2015).

Menurutnya, legislatif harus mengabulkan permintaan KPPU terhadap sejumlah revisi dalam Undang-undang tentang Larangan Praktik Monopoli dan Praktik Usaha Tidak Sehat yang saat ini tengah digodok.

Hak pertama yang ingin diubah KPPU terkait dengan pemberitahuan merger. Sebagai gambaran, selama ini KPPU melakukan post-merger notification, yakni memeriksa merger atau akuisisi setelah prosedur merger tersebut dijalankan.

Jenny menyarankan keinginan KPPU untuk mengubah prosedur tersebut menjadi pre-merger notification perlu dikabulkan. Jadi, sebelum merger dilakukan, KPPU harus melakukan pemeriksaan. Apakah merger tersebut berpotensi menciptakan monopoli atau tidak.

Kedua, KPPU harus memperluas jangkauan pengawasannya. "KPPU harus mengawasi perusahaan asing yang tidak beroperasi di Indonesia tetapi memiliki dampak secara ekonomi kepada Indonesia," ujar Jenny.

Menurutnya, perusahaan asing yang ikut dalam tender-tender di Indonesia juga harus diawasi.

Ketiga, Jenny menilai KPPU perlu menaikkan nilai denda dari yang selama ini hanya Rp25. 

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.26  

0 komentar:

Poskan Komentar