“Anak Usaha Perumnas Tanam Rp965 Miliar Untuk 3 Proyek Ini - Bisnis.com”

Rabu, 15 April 2015

“Anak Usaha Perumnas Tanam Rp965 Miliar Untuk 3 Proyek Ini - Bisnis.com”


Anak Usaha Perumnas Tanam Rp965 Miliar Untuk 3 Proyek Ini - Bisnis.com

Posted: 14 Apr 2015 07:05 AM PDT

Bisnis.com, JAKARTA - Anak perusahaan Perum Perumnas, PT Propernas Griya Utama (PGU), berencana meluncurkan tiga proyek pada semester II/2015 dengan total investasi Rp965 miliar.

Proyek pertama adalah Sentraland Bekasi yang menelan biaya Rp625 miliar. Pembangunan terpadu (mixed use development) tersebut terdiri dari 1.628 unit apartemen dan rusunami, 13.200 m2 perkantoran, serta 27.900 m2 pusat perbelanjaan yang terbagi dalam 5 menara. 

Direktur Utama Propernas Griya Utama Chavidz Ma'ruf menuturkan komposisi apartemen dan rusunami berbanding 60:40. Kedua jenis hunian vertikal tersebut memiiliki tiga tipe, yakni studio dengan luas 18 m2, 1 kamar tidur dengan luas 27 m2, dan 2 kamar tidur dengan luas 36 m2. Rencananya, harga yang ditawarkan Rp14 juta per m2 untuk apartemen, dan Rp10 juta per m2 untuk rusunami.

"Kami masih melihat kondisi pasar, sehingga harga dapat berubah. Untuk rusunami, sebenarnya ada patokan harga dari Kementerian PU-Pera daerah Bekasi sebesar Rp8,4 juta per m2. Tapi ini kan patokan harga dua tahun lalu, sehingga tentu mengalami peningkatan. Kami pun berkoordinasi terus dengan konsultan dari Kementerian PU-Pera," tutur Chavidz saat ditemu di Kantor PGU, Selasa (14/4/2015).

Sentraland Bekasi, sambungnya, menempati lahan seluas 1,8 hektar dari total lahan milik PGU seluas 7 hektar. Sebelumnya, perusahaan sudah mengembangkan 5,2 hektar tanah untuk pembangunan rumah tapak dan ruko dalam proyek Proper Botania Residence.

Sesuai arahan Pemda, pembangunan kawasan terpadu di Timur Jakarta ini mensyaratkan adanya penampungan air sebagai pengendali banjir. Propernas kemudian membuat kolam retensi dengan volume 3.000 m3. Menurut Chavidz, kolam tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengendalian banjir, tetapi juga sarana rekreasi dan sumber air baku bagi warga Sentraland Bekasi.

Proyek kedua adalah Sentraland Bandung yang menelan investasi Rp150 miliar. Lokasinya terbilang premium karena terletak di tengah Ibu Kota Jawa Barat, tepatnya di Jalan Surapati.

"Lahan di Bandung seluas 4.565 m2 sebenarnya merupakan kantor cabang Perumnas, tetapi kondisinya sudah kurang layak. Untuk memaksimalkan fungsi lahan, kami pun melakukan revitalisasi sekaligus menambah bangunan baru," tutur Chavidz.

Pembangunan terpadu tersebut terdiri dari 215 unit apartemen, 1.500 m2 ruang ritel, dan 1.000 m2 perkantoran 1 lantai. 

Ada tiga tipe unit apartemen yang ditawarkan, yakni studio dengan luas 25 m2, 1 kamar tidur dengan luas 32 m2, serta 2 kamar tidur dengan luas 88 m2. Harga yang ditawarkan berkisar Rp24 juta per m2.

Propernas Griya Utama, lanjut Chavidz, menargetkan serah terima hunian vertikal tersebut dapat dilakukan pada akhir 2017. 

"Serah terima Sentraland Bandung bisa lebih cepat karena skala proyeknya lebih kecil. Berbeda dengan (Sentraland) Bekasi yang bisa memakan waktu 3 - 4 tahun," ujarnya.

Proyek ketiga yang diluncurkan pada tahun ini adalah pembangunan terpadu yang terdiri dari rusunami, pusat perbelanjaan, dan perkantoran pada lahan seluas 5.009 m2 di Semarang, Jawa Tengah dengan investasi Rp190 miliar.

Rusunami, tutur Chavidz, berjumlah 526 unit dengan tiga tipe, yakni studio seluas 18 m2, 1 kamar tidur dengan luas 27 m2, dan 2 kamar tidur dengan luas 36 m2. Perihal harga, perusahaan belum bisa mematok angka, karena menunggu regulasi dari Kementerian PU-Pera.

"Harga jual rusunami di wilayah kota lama Semarang oleh Kementerian PUPR dipatok Rp7,2 juta per m2. Harga ini masih kami kalkulasi, sembari mengurus proses perizinan. Kami pun belum menentukan nama (proyek), sehingga sementara menyebutnya sebagai Sentraland Semarang 2," tuturnya.

Menurut Chavidz, ketiga proyeknya akan diluncurkan ke pasar secara bergiliran mulai Agustus 2015.

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.04  

0 komentar:

Poskan Komentar