“Raup Untung Belasan Juta dari Bisnis Camilan Tradisional”

Senin, 09 Maret 2015

“Raup Untung Belasan Juta dari Bisnis Camilan Tradisional”


Raup Untung Belasan Juta dari Bisnis Camilan Tradisional

Posted: 09 Mar 2015 01:42 AM PDT

Bisnis makanan ringan masih jadi primadona usaha hingga saat ini.

VIVA.co.id - Bisnis makanan ringan, atau camilan masih menjadi primadona usaha hingga kini. Salah satunya, camilan tradisional. Usaha ini dapat meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah per bulan.

Adalah Singgih Waluyo, pemilik usaha klanting, yang menekuni bisnis camilan klanting.

Klanting adalah camilan tradisional yang terbuat dari bahan alami, yakni singkong, atau ketela pohon. Camilan ini sering dijumpai di kawasan JawaTengah, terutama di daerah Wonosobo dan Purworejo.

Singgih mengatakan, selain enak, camilan ini juga murah meriah. Satu bungkus dengan berat kurang lebih 400 gram dihargai Rp5-7 ribu.

Tak heran, produksi camilan menjadi salah satu peluang bisnis yang menggiurkan dan dapat menghasilkan keuntungan hingga belasan juta rupiah.

Singgih mengaku bahwa setiap bulan, dia mampu meraup keuntungan hingga Rp12 juta.

Dia menuturkan, tak hanya Wonosobo, camilan produksinya juga telah merambah ke beberapa kota tetangga, seperti Banjarnegara, Purworejo, Temanggung, hingga Magelang.

Dia mengungkapkan, karena banyaknya permintaan dari para pembeli dalam maupun luar kota, dalam sehari ia apat menghabiskan hingga 200 kilogram (kg) singkong.

Menurutnya, dengan dibantu beberapa orang karyawannya, dia mampu menghasilkan kurang lebih 400 bungkus klanting dalam sehari.

Meskipun peralatan produksi yang digunakan masih tradisional, ujarnya, tetapi untuk rasanya tak kalah enak dengan hasil olahan pabrik berskala besar.

Dengan menggunakan resep alami tanpa pengawet, Singgih bisa menyediakan dua varian rasa, yakni pedas dan asin.

Dia mengatakan, telah menekuni bisnis pembuatan klanting selama lima tahun. Dengan usahanya itu, dia mampu menghidupi keluarganya dan memberdayakan warga sekitar untuk bekerja di pabrik pengolahan klanting miliknya. (Laporan: Ronaldo Bramantyo Jati/asp)

Baca juga:

Importir Tepung Terigu Sukses Bangun Kerajaan Bisnis

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 02.02  

0 komentar:

Poskan Komentar