“Izin Usaha Maskapai Dievaluasi Tiga Tahun Sekali - Tempo.co”

Sabtu, 07 Maret 2015

“Izin Usaha Maskapai Dievaluasi Tiga Tahun Sekali - Tempo.co”


Izin Usaha Maskapai Dievaluasi Tiga Tahun Sekali - Tempo.co

Posted: 06 Mar 2015 10:11 PM PST

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi izin usaha angkutan udara niaga berjadwal atau maskapai penerbangan berjadwal setiap tiga tahun sekali. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor PM 5 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Nomor KM 25 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Julius Adravida Barata mengatakan maskapai melampirkan berkas permohonan tertulis secara lengkap untuk memperoleh izin usaha. "Di poin G pasal 4 disebutkan bahwa pemohon (maskapai) melampirkan juga rencana bisnis untuk minimal lima tahun ke depan," kata Barata di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2015

Pemberian atau penolakan atas permohonan izin usaha oleh Menteri diberikan dalam jangka waktu 60 hari kerja setelah berkas permohonan diterima secara lengkap. Pada Pasal 8 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara disebutkan bahwa pemberian izin dilakukan untuk penerbangan berjadwal, dilampirkan pula rute penerbangan sesuai rencana bisnis yang disetujui.

"Menteri melakukan evaluasi terhadap rute termuat dalam lampiran izin usaha sekurang-kurangnya satu kali dalam lima tahun," kata Barata.

Tak hanya itu, dalam PM tersebut, Barata melanjutkan, disebutkan pada pasal 10 bahwa izin usaha angkutan udara dilarang dipindahtangankan kepada pihak lain sebelum melakukan kegiatan tersebut secara nyata dengan mengoperasikan sesuai izin usaha yang diberikan. Maskapai juga harus mendapatkan izin terlebih dulu jika ingin mengubah nama perusahaan.

ALI HIDAYAT

Berita Terkait

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.37  

0 komentar:

Poskan Komentar