“Pinjam Uang Ke Bank untuk Modal Usaha, Bolehkah?”

Jumat, 23 Januari 2015

“Pinjam Uang Ke Bank untuk Modal Usaha, Bolehkah?”


Pinjam Uang Ke Bank untuk Modal Usaha, Bolehkah?

Posted: 23 Jan 2015 01:04 AM PST

Jumat, 23/01/2015 15:42 WIB

Memulai Bisnis Modal Minim

Intan Kemala Sari - wolipop

Halaman 1 dari 2

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Membuka usaha kecil menengah (UKM) bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk para wanita. Ada banyak contoh bisnis yang bisa dilakukan oleh mereka, mulai dari bidang kuliner, fashion hingga jasa.

Faktor yang paling penting untuk membuka suatu usaha adalah ketersediaan modal yang memadai dan biasanya didapat melalui dana pribadi. Namun bagaimana jika dana tersebut belum cukup? Bolehkah kita meminjamnya ke bank?

Widya Kusuma yang merupakan wakil presiden direktur di salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia mengatakan, sah-sah saja jika ingin berutang modal ke bank. "Pemikiran zaman dulu kan kalau kita ngutang ke bank takutnya bahaya, terlilit utang. Tapi pola pemikiran yang baru adalah, Anda diharuskan untuk berutang, asalkan utangnya produktif," paparnya saat berbincang dengan Wolipop di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Utang produktif yang dimaksud adalah uang yang didapatkan dari hasil pinjaman bank akan berguna dan bisa menghasilkan sesuatu yang menguntungkan. Lebih lanjut wanita yang biasa disapa Widya ini memberi contoh, jika ingin membeli mobil untuk membuka suatu usaha, pastikanlah Anda memiliki tujuan yang jelas.

"Misalnya Anda mau beli mobil untuk antar jemput anak sekolah, eh ternyata bisa juga antar jemput anak-anak lain yang rumahnya berdekatan. Kan bisa sekalian dapat penghasilan. Nah kalau seperti ini boleh berutang ke bank," jelasnya lagi.

Namun jangan lupa untuk menghitung semua biaya secara rinci, mulai dari biaya cicilan mobil per bulan, penghasilan antar jemput, pengeluaran bensin termasuk gaji supir. Jika hitungan ini dirasa sesuai, Widya menilai mengajukan utang ke bank bisa saja dilakukan.

Lebih lanjut ia mengatakan tidak semua usaha bisa mendapatkan untung di tahun pertama. Maka dari itu Anda disarankan untuk tetap sabar dan konsisten dalam menjalani usaha. Di tahun pertama bisa saja untung yang didapat tidak sebanding atau bahkan minus, jadi terus saja jalani dengan tekun hingga tahun kedua sampai akhirnya bisa balik modal dan membayarkan utang ke bank.Next

Halaman 1 2
(int/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.07  

0 komentar:

Poskan Komentar