“Ini Dia Bisnis yang Cocok Dilakukan Wanita”

Minggu, 25 Januari 2015

“Ini Dia Bisnis yang Cocok Dilakukan Wanita”


Ini Dia Bisnis yang Cocok Dilakukan Wanita

Posted: 24 Jan 2015 09:04 PM PST

Minggu, 25/01/2015 11:36 WIB

Intan Kemala Sari - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Dunia bisnis tampak sangat menggiurkan untuk dilakukan termasuk juga bagi para wanita. Namun bagi mereka yang masih awam dan belum mengerti tentang bisnis apa yang akan dijalankannya, dua pengusaha muda Ria Miranda dan Riezka Rahmatiana turut mengemukakan pendapatnya. Seperti apa?

Kedua pengusaha ini sepakat untuk memilih bisnis sesuai dengan minat yang disukai. "Saranku sebaiknya pilih bisnis yang kita suka, yang kita mau dan sesuai dengan modal. Nggak usah yang macem-macem dulu yang penting jalan dan dapat untung," jelas Riezka, pemilik usaha kuliner pisangijo yang sudah mempunyai 385 cabang saat dihubungi Wolipop via telepon, Selasa (20/1/2015).

Hal serupa juga diutarakan oleh Ria Miranda, seorang desainer muda yang merintis bisnis awal dengan merilis busana muslim yang dijual melalui blog pribadinya ini mengatakan, jika bisnis yang dijalankan sudah sesuai minat maka semuanya akan dilakukan dengan sepenuh hati. Tak ada perasaan tertekan atau terbebani dengan bisnis yang dijalankan walaupun untung yang didapat tidak seberapa.

Wanita 29 tahun ini menuturkan bahwa bisnis fashion atau kuliner cocok dijalankan oleh wanita karena bisa menyesuaikan dengan aktivitas harian yang tidak terlalu mengganggu. Sedangkan Riezka yang namanya pernah terdaftar sebagai pemuda berprestasi di bidang ekonomi dan kemakmuran ini merasa, sebenarnya banyak sekali bisnis yang bisa dijalankan oleh wanita. Semuanya mempunyai prospek yang bagus asal bisa mengelolanya dengan baik.

Bisnis yang ingin dijalankan tak selalu harus berkutat seputar fashion atau kuliner, bisa juga di bidang lain. "Yang aku lihat sekarang ini banyak juga wanita-wanita yang jago di bidang informasi teknologi (IT). Kayanya itu bisa jadi prospek bagus. Atau mungkin juga di bidang jasa lainnya," tambahnya lagi.

Ibu dua anak yang juga sering diminta menjadi narasumber dalam seminar kewirausahaan ini yakin bahwa apapun bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar karena bergantung kepada sistem pemasarannya. Ia juga mempunyai prinsip bisnis yang dipercayainya, yakni jika pendistribusian yang dijalankan tepat, maka modal yang kembali pun juga cepat.

"Kalau kita produksi terus tapi gak ada yang distribusi dan promosi, ya pasti bakalan stuck. Otomatis nggak ada keuntungannya juga. Jadi pentingnya bisnis itu adalah penjualan, distribusi, dan promosi," lanjutnya lagi.

Sedangkan menurut Widya Kusuma yang menjabat sebagai wakil presiden direktur di salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia mengatakan, di dalam dunia bisnis diharuskan memiliki kemauan yang tinggi untuk melakukan usaha. Sehingga ketika menemukan suatu kesulitan, dengan niat yang besar jalan keluar bisa ditemukan.

"Cara berbisnis kan macam-macam ya, salah satunya bisa dengan berkomunikasi. Untuk hal ini saya rasa wanita paling pintar. Jadi sekalian ngobrol, sekalian berbisnis juga," ujarnya pada Wolipop saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

(int/aln)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.31  

0 komentar:

Poskan Komentar