“Gibran Rakabuming: Menjalankan Bisnis Katering Harus Sabar - Detikcom”

Jumat, 12 Desember 2014

“Gibran Rakabuming: Menjalankan Bisnis Katering Harus Sabar - Detikcom”


Gibran Rakabuming: Menjalankan Bisnis Katering Harus Sabar - Detikcom

Posted: 12 Dec 2014 12:39 AM PST

Ketika menyantap makanan enak di suatu pesta, orang mudah lupa akan jerih payah orang yang memasaknya. Namun, saat rasanya kurang enak, berita burukpun menyebar. Itulah salah satu sisi usaha katering.

Hal tersebut juga dialami oleh Gibran dengan Chilli Pari Catering nya yang didirikan tahun 2010. Nama Chilli Pari dipilihnya untuk menggambarkan semangat kerja yang kuat dan kemakmuran. Rupanya seiring dengan rumus bisnis umumnya, jika ada kerja keras akan dating kesuksesan dan kemakmuran.

Tak mudah memulai usaha katering di daerah Solo dan sekitarnya. Karena banyak usaha katering yang sudah berumur 40 tahun lebih. ' Biasanya pelanggan catering yang sudah puluhan tahun punya pelanggan fanatik. Anak dan cucunya juga akan menjadi pelanggan katering yang sama,' ungkap Gibran menceritakan awal usahanya.

Belum lagi ia juga mendapat banyak komentar dan tanggapan dari catering yang sudah sukses duluan. 'Anak belum pengalaman, anak pejabat, anak bau kencur bisa apa', demikian sejumlah komentar yang umum ia peroleh dari mereka.

Saat mulai menerima pesanan bukan tak ada halangan. Keluhan dari pelanggan mengenai kualitas makanan dan pelayanan terus diterimanya. Namun Gibran tak kecil hati. Satu persatu dilayani dengan teliti.

'Untuk sukses di bisnis katering diperlukan kesabaran. Baik menghadapi konsumen yang seleranya macam-macam hingga pegawai yang mendukung usaha,' tegasnya.

Bukan sekedar bicara, Gibran selalu turun langsung pada setiap persiapan yang dilakukan timnya. Seperti yang detikfood saksikan pada hari Sabtu (29/11) di Graha Setyowati yang siang itu Chilli Pari melayani katering pernikahan seorang rektor.Next

(odi/odi)
Halaman 1 2

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Want something else to read? How about 'Grievous Censorship' By The Guardian: Israel, Gaza And The Termination Of Nafeez Ahmed's Blog

Diposkan oleh iwan di 01.16  

0 komentar:

Poskan Komentar