“Gamalama Meletus, Bisnis Wisata Lesu - Tempo.co”

Senin, 22 Desember 2014

“Gamalama Meletus, Bisnis Wisata Lesu - Tempo.co”


Gamalama Meletus, Bisnis Wisata Lesu - Tempo.co

Posted: 22 Dec 2014 01:20 AM PST

Gamalama Meletus, Bisnis Wisata Lesu  

Pesawat Sriwijaya Air gagal terbang setelah Gunung Gamalama meletus, Ternate, Maluku Utara, 18 Desember 2014. Gunung Gamalam meletus pada pukul 21.41 WIT dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 200 meter. Tempo/BUDHY NURGIANTO

Berita Terkait

TEMPO.CO, Ternate - Dampak letusan Gunung Gamalama mulai dirasakan pelaku bisnis pariwisata di Maluku Utara. Sejak meletus Kamis 18 Desember 2014, kunjungan wisatawan ke Maluku Utara mulai mengalami penurunan cukup signifikan.

Muhammad Akang Idris, salah pelaku usaha wisata di Kota Ternate, mengatakan penurunan kunjungan wisatawan banyak terjadi untuk destinasi wisata laut. Hampir semua wisatawan mancanegara, seperti Singapura dan Malaysia membatalkan kunjungan akhir tahun ke Maluku Utara. (Baca: Gamalama Meletus, Pemerintah Dikecam Tak Tanggap)

"Mungkin mereka takut terkena dampak gunung Gamalama. Namun jika bandara kembali dibuka, mereka rencananya akan menjadwalkan kembali," kata Akang kepada Tempo, Senin 22 Desember 2014.

Menurut Sarmin Marsaoly, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, sedikitnya tiga destinasi wisata di Ternate terkena dampak letusan Gamalama. Tiga destinasi tersebut yaitu wisata sejarah, wisata laut, dan wisata budaya. Beberapa kegiatan kebudayaan dalam rangka hari jadi Kota Ternate terlihat kurang peminat. (Baca: Erupsi Gamalama, Disiapkan 15 Pos Pengungsian)

"Jadi memang letusan Gunung Gamalama sangat terasa untuk potensi wisata kita. Beberapa travel agen bahkan telah menginformasikan pembatalan beberapa kunjungan wisatawan ke Maluku Utara," kata Sarmin.

Meski begitu, kata Sarmin, penurunan kunjungan wisatawan ke Maluku Utara tersebut biasanya bersifat sementara. Berdasarkan pengalaman, setelah letusan Gamalama usai, kunjungan wisatawan akan kembali normal. (Baca: Dampak Gamalama, Ternate Siaga Bencana)

"Saya prediksi kondisi ini hanya berlangsung saat Gamalama meletus, jika bandara kembali dibuka, saya yakin kunjungan wisatawan akan kembali normal," pinta Sarmin
.
Gunung Gamalama merupakan satu dari empat gunung api yang ada di Maluku Utara. Kurang lebih 200 ribu penduduk mendiami gunung tersebut. Kamis, 18 Desember 2014, Gunung Gamalama meletus dan mengeluarkan abu vulkanik.

BUDHY NURGIANTO

Baca berita lainnya:
Faisal Basri: Premium Lebih Mahal dari Pertamax
Jokowi Janjikan Eva Bande Bebas di Hari Ibu
Jokowi Gampang Diobok-obok, Ini Sebabnya
4 Rencana Menteri Susi yang Berantakan
Dapat Grasi dari Jokowi, Eva Bande: Ini Keajaiban

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Want something else to read? How about 'Grievous Censorship' By The Guardian: Israel, Gaza And The Termination Of Nafeez Ahmed's Blog

Diposkan oleh iwan di 01.47  

0 komentar:

Poskan Komentar