“Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah - Harian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik”

Sabtu, 29 November 2014

“Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah - Harian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik”


This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah - Harian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik

Posted: 29 Nov 2014 12:22 AM PST

Berita Terkini Hari Ini
E-paper
Foto Berita
Kurs Valuta Asing
Mata Uang Beli Jual
USD 12,185.00 12,205.00
SGD 9,337.90 9,369.85
JPY 102.86 103.47
MYR 3,604.63 3,643.04
CNY 1,978.30 1,990.95
THB 369.74 373.69
HKD 1,571.20 1,574.80
EUR 15,138.65 15,189.15
AUD 10,343.85 10,386.55
GBP 19,103.65 19,160.75
Last update: 29 Nov 2014 09:00 WIB
Berita Terkini

Hari ini Pkl. 14:21 WIB - http://mdn.biz.id/n/132632/ - Dibaca: 57 kali

Curhat Perumnas: Membangun Rumah Murah Sekarang Susah

"Membangun rumah murah sekarang susah karena bahan bangunan mahal, tanah mahal, buruh mahal. Ini perlu kebijakan pemerintah," kata GM Perumnas Regional III Jabodetabek Andi Patria Nusantara saat acara peluncuran Brown Tower, Sentra Timur Residence, Jakarta Timur, Sabtu (29/11).

Sejak 1990an, Perumnas tidak lagi memperoleh stimulus dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membangun rumah murah.

Perumnas, kata Andi, saat ini membiayai pembebasan lahan, konstruksi hingga pembiayaan memakai dana komersial alias pinjaman perbankan. Alhasil perhitungan rumah murah sulit tercapai.

"Bisa saja bangun rumah murah asal IMB gratis, perizinan dipermudah, dukungan modal kerja, tanah. Tapi kalau dana komersial tentu berpengaruh ke harga jual," jelasnya.

Meski demikian Perumnas tetap siap menerima penugasan membangun hunian murah. Untuk hunian komersial menengah atas, ke depan akan ditugaskan ke anak usaha.

"Bisnis lama nggak bisa tinggal. Bisnis baru kita siapkan. Komersial oleh anak usaha," ujarnya. (dtf)

Iklan Baris Gratis Dilihat lebih dari 15,000 visitor setiap harinya Pasang

Diposkan oleh iwan di 01.18  

0 komentar:

Poskan Komentar