“MUI resmikan pusat inkubasi bisnis syariah”

Sabtu, 20 September 2014

“MUI resmikan pusat inkubasi bisnis syariah”


MUI resmikan pusat inkubasi bisnis syariah

Posted: 19 Sep 2014 10:25 PM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meresmikan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) yang berada di tujuh wilayah di Tanah Air.

"PINBAS ini berada di tujuh wilayah Indonesia yakni Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Maluku, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat," ujar Ketua MUI Bidang Pemberdayaan Umat, Dr Anwar Abbas, saat acara peresmian PINBAS di Jakarta, Sabtu.

PINBAS bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap usaha kecil menengah dengan harapan bisa meningkatkan kemampuan usaha tersebut.

"Kami cari penyebab usaha itu tidak maju. TIdak hanya soal modal, tetapi bisa juga promosi, pengepakan produk, dan lainnya. Juga kami akan memberi kiat-kiat meningkatkan usahanya," katanya.

MUI mempunyai perhatian terhadap ekonomi umat, karena sebagian besar ekonomi umat Islam tergolong lemah.

"PINBAS ini memfasilitasi usaha kecil yang lemah menjadi besar," kata Anwar yang mengaku prihatin dengan terbatasnya jumlah umat Islam yang terjun ke dunia bisnis.

Dalam peresmian tersebut juga dikukuhkan pengurus PINBAS yang diketuai oleh M Azrul Tanjung.

Wakil Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin, mengakui banyak umat Islam yang tidak mempunyai usaha, dan lebih memilih bekerja.

"Ekonomi umat di Tanah Air masih lemah atau miskin. Kemiskinan itu dekat dengan kekafiran. Jika seorang miskin, maka akan mudah dirayu, dan ditipu. Oleh karena itu, MUI berupaya menjadikan ekonomi umat menjadi kuat," kata Ma'ruf.

Ma'ruf berharap agar pusat inkubasi bisnis itu bisa berlanjut hingga ke daerah-daerah.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © 2014

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Scottish readers: Undecided about the referendum? Please read How the media shafted the people of Scotland and Scottish Independence, Power And Propaganda.

Diposkan oleh iwan di 01.15  

0 komentar:

Poskan Komentar