“BBM Langka, Orang Kaya Diimbau Bantu Pemerintah - Tempo.co”

Senin, 25 Agustus 2014

“BBM Langka, Orang Kaya Diimbau Bantu Pemerintah - Tempo.co”


BBM Langka, Orang Kaya Diimbau Bantu Pemerintah - Tempo.co

Posted: 24 Aug 2014 11:23 PM PDT

BBM Langka, Orang Kaya Diimbau Bantu Pemerintah

Para pengecer premium rela antri sampai 14 jam untuk mendapatkan giliran di SPBU Ciawigebang, Kuningan, 24 Agustus 2014. Mereka rela menunggu hingga pukul 23.00 meski harus berebut antrian dengan pengendara motor. TEMPO/Deffan De Purnama

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengatakan kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi yang terjadi di sejumlah daerah merupakan dampak dari upaya pengendalian kuota agar cukup hingga akhir tahun. Sebab, hingga akhir tahun kuota yang disepakati pemerintah dengan Dewan Perwakilan Rakyat hanya sebesar 46 juta kiloliter dari sebelumnya 48 juta kiloliter.

"Kami hitung, kalau tidak diapa-apain, kuota 46 juta kiloliter itu hanya cukup sampai pertengahan Desember," kata Jero saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Senin, 25 Agustus 2014. (baca:BPH Migas: Kuota BBM Subsidi Tak Bisa Ditambah)

Untuk itu, Jero mengatakan pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menginstruksikan upaya pengendalian berupa pengetatan penyaluran BBM subsidi. "Jadi jangan seolah-olah langka semua, tidak. Yang diketatkan hanya BBM subsidi, kalau BBM nonsubsidi banyak," ujarnya.

Meski telah melakukan pengendalian, Jero mengharapkan agar masyarakat turut membantu usaha pemerintah. Terutama untuk masyarakat kelas menengah atas agar memilih BBM nonsubsidi. "Orang kaya belilah BBM nonsubsidi. Enggak akan miskin kok membeli BBM nonsubsidi," ujarnya. (Baca : Istri Wakil Wali Kota Antri Bensin Eceran di Tegal)

Jero mengatakan, upaya pengendalian ini memang tidak mudah dilakukan. Namun bila masyarakat kelas menengah atas memiliki kesadaran untuk tidak membeli BBM subsidi, upaya penghematan bisa berlangsung lancar. Selain itu tidak ada kelangkaan di sejumlah daerah

Sebelumnya, terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU jalur Pantura, tepatnya di wilayah Tegal dan Brebes. Antrean juga terjadi di wilayah Kuningan, Subang, dan Cirebon. Pengendara kendaraan bermotor terpaksa antre 3-5 jam untuk mendapatkan Premium atau Solar. (Baca : Dibatasi, Jero Wacik Bantah BBM Langka)

AYU PRIMA SANDI

TERPOPULER:
Jokowi Kalah Rapi Ketimbang Paspampres
Unimog Milik Massa Prabowo Harganya Rp 1-2 Miliar
Begini Spesifikasi Calon Tunggangan Jokowi
Partai Pro-Prabowo Mulai 'Bergerilya' Pekan Depan

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.32  

0 komentar:

Poskan Komentar