“Pelaku Properti Nilai Eks Lokalisasi Dolly Strategis”

Jumat, 18 Juli 2014

“Pelaku Properti Nilai Eks Lokalisasi Dolly Strategis”


Pelaku Properti Nilai Eks Lokalisasi Dolly Strategis

Posted: 18 Jul 2014 12:30 AM PDT

SURABAYA - Pelaku usaha properti menganggap eks Lokalisasi Dolly dan Jarak memiliki tempat yang strategis untuk lokasi bisnis dan setra ekonomi. Selain, berada di tengah-tengah Kota Surabaya, eks Lokalisasi Dolly dan Jarak ini memiliki akses yang tidak terlalu sulit.

Project Manajer Grand Sungkono Lagoon Rudy Harsono mengatakan, tentunya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memiliki strategi-strategi terkait pengembangan eks lokalisasi Dolly dan Jarak. Menurutnya, dengan diubah menjadi sentra bisnis dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

"Meskipun keberadaan lokalisasi Dolly dan Jarak juga bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat namun tentunya harus meningkat ekonominya dan bermartabat hidupnya," kata Rudy saat open house dan Launching New Type Grand Sungkono Lagoon di Surabaya, Jumat (18/7/2014).

Dia menjelaskan, jika Pemkot akan mengubah alih fungsi eks lokalisasi Dolly dan Jarak menjadi sentra Bisnis tentunya harus ada studi ke lokasi tersebut. Studi tersebut menyangkut akses masuk ke tempat ini, sehingga membuat tertarik invesator. Hal yang sama juga Grand Sungkono Lagoon sebagai pengembang properti ketika akan membangung sebuah kawasan.

"Harus ada study ke eks lokalisasi Dolly dan Jarak. Baik itu akses jalan masuk, kondisi pasar dan lain-lain. Sehingga, ketika benar-benar dibangun dapat memberikan dampak yang signifikan tidak asal-asalan," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku belum tertarik untuk menjadi pengembang di eks lokalisasi Dolly dan Jarak. Pasalnya, dalam beberapa tahun ke depan, Grand Sungkono Lagoon masih berkonsentrasi untuk pengembangan properti di Kawasan Surabaya Barat.

"Kami masih berkonsentarsi di sini (Surabaya Barat). Saya yakin bu Risma (Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya) sudah punya Grand Desain untuk pengembangan eks lokalisasi Dolly dan Jarak ini paska penutupan itu," tukasnya. (wdi)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.46  

0 komentar:

Poskan Komentar