“IKM Mampu Serap 9,7 Juta Tenaga Kerja - Okezone”

Senin, 19 Mei 2014

“IKM Mampu Serap 9,7 Juta Tenaga Kerja - Okezone”


IKM Mampu Serap 9,7 Juta Tenaga Kerja - Okezone

Posted: 18 May 2014 09:21 PM PDT

Ilustrasi: (Foto: Reuters)Ilustrasi: (Foto: Reuters) JAKARTA - Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan industri yang telah terbukti mampu bertahan di tengah krisisnya ekonomi. IKM juga mampu menyerap banyak tenaga kerja, sebagai penunjang dan pemerataan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang mandiri, dan memiliki kedudukan yang strategis untuk mendukung ketersediaan pangan nasional.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Dirjen IKM Kementerian Perindustrian, Euis Saedah saat acara seminar Menyiapkan IKM menghadapi ketentuan SNI Mainan Anak di Gedung Sucofindo (Persero), Jakarta, Senin (19/5/2014).

"Hingga 2013, jumlah unit usaha IKM mencapai 3,4 juta unit, dan menyerap 9,7 juta orang tenaga kerja," kata dia.

Euis menjelaskan, dari jumlah IKM tersebut, target investasi sekitar Rp284 triliun dengan nilai ekspor sebesar USD18,6 miliar atau 10,19 persen dari total ekspor industri non-migas.

"Ini menunjukan bahwa IKM memiliki peran yang cukup penting bagi industri nasional," tambahnya.

Guna mewujudkan seluruh target tersebut, Euis mengungkapkan bahwa Kementerian Perindustrian melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing bagi IKM melalui berbagai kegiatan, seperti pengembangan OVOP, dengan melakukan sosialisasi, peningkatan kompetensi IKM, peningkatan teknologi, dan bantuan tenaga ahli.

Pengembangan klaster IKM, dengan melakukan perkuatan klaster IKM, temu usaha bisnis, pendampingan tenaga ahli, dan memfasilitasi pemasaran produk klaster IKM. Pengembangan industri kreatif IKM, dengan melakukan pelatihan teknis, diversifikasi produk khususnya fesyen dan kerajinan, fasilitasi pemberian HKI, temu bisnis, promosi melalui pameran di dalam dan luar negeri.

Pengembangan kewirausahaan, dengan melakukan pelatihan kewirausahaan dan menyediakan start-up capital. Adapun, rekstrukturisasi mesin, dengan memberikan potongan harga pada pembelian mesin dan peralatan. Fasilitasi layanan IKM, melalui layanan klinik HKI dan Kemasan.

Fasilitasi Penerapan Standar, dengan melakukan penyusunan RSNI untuk komoditi IKM, bimbingan dan sertifikasi SNI bagi IKM, bimbingan dan sertifikasi HACCP bagi IKM Pangan, sertifikasi halal bagi IKM pangan, bimbingan dan sertifikasi QSEAL bagi IKM otomotif, serta promosi dan pameran, dengan berpartisipasi pada pameran di dalam dan luar negeri. (rzy)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.21  

0 komentar:

Poskan Komentar