“Laba Anak Usaha Indofood di China Turun 6,4 Persen - KOMPAS.com”

Jumat, 14 Februari 2014

“Laba Anak Usaha Indofood di China Turun 6,4 Persen - KOMPAS.com”


Laba Anak Usaha Indofood di China Turun 6,4 Persen - KOMPAS.com

Posted: 14 Feb 2014 12:30 AM PST


JAKARTA, KOMPAS.com -
Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF),  China Minzhong Food Corporation Limited (CMFC) gagal mencetak kinerja memuaskan. 

Berdasarkan keterbukaan kepada Bursa Efek Singapura, Jumat (14/2/2014), CMFC hanya mampu meraih laba bersih setelah pajak senilai RMB 201,9 juta, setara Rp 397,54 miliar (kurs: 1 RMB=Rp 1.969) pada Oktober-Desember 2013 atau kuartal II 2014,

Jumlah ini turun 6,4 persen dari laba bersih Oktober-Desember 2012 atau kuartal II 2013 yang senilai RMB 215,8 juta atau setara Rp 424,91 miliar. Kondisi ini patut disayangkan mengingat pendapatan CMFC sejatinya masih naik. 

Di kuartal II 2014, pendapatan CMFC naik 5,1 persen year-on-year (yoy) menjadi RMB 905 juta atau setara Rp 1,78 triliun. Bisnis buah olahan masih menjadi kontributor utama, yakni senilai RMB 476,1 juta atau 52,6 persen dari total pendapatan CMFC.

Kontribusi ini sejatinya turun 7,8 persen yoy lantaran berkurangnya permintaan atas produk-produk segar kemasan CMFC. Penyumbang kedua terbesar adalah bisnis penanaman buah yang mencapai 35,8 persen dari total pendapatan CMFC di kuartal II 2014. 

Kontributor ketiga adalah segmen bisnis produk bermerek (branded business) yang menyumbang 11,6 persen dari total pendapatan CMFC. Kenaikan pendapatan yang terbilang tipis itu tergerus oleh kenaikan berbagai macam beban. 

CMFC misalnya mesti menanggung kenaikan beban distribusi dan penjualan sebesar 6,9 persen yoy menjadi RMB 38,2 juta. Ini disebabkan oleh kenaikan beban iklan dan pemasaran produk CMFC. 

Beban administrasi CMFC bahkan melonjak lebih tinggi, yaitu 29,6 persen yoy menjadi RMB 36,2 juta akibat kenaikan upah karyawan. Kenaikan beberapa pos beban inilah yang kemudian membuat laba bersih CMFC harus turun di kuartal II 2014. 

Pencapaian di periode tersebut secara langsung berimbas pada kinerja CMFC di Juni-Desember 2013 atau semester I 2014. Di periode itu, pendapatan CMFC hanya naik 4,6 persen yoy menjadi RMB 1,54 miliar atau Rp 3,04 triliun. 

Sementara laba bersih CMFC turun cukup dalam, yakni 25,8 persen yoy menjadi RMB 250,3 juta, setara Rp 492,25 miliar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Erlangga Djumena
Sumber : KONTAN

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.35  

0 komentar:

Poskan Komentar