“BKPM: Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Bisnis ke Iran - Jaring News”

Selasa, 11 Februari 2014

“BKPM: Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Bisnis ke Iran - Jaring News”


BKPM: Pelaku Usaha Manfaatkan Peluang Bisnis ke Iran - Jaring News

Posted: 11 Feb 2014 01:32 AM PST

Kepala BKPM Mahendra Siregar (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)

Kepala BKPM Mahendra Siregar (Jaringnews/ Dwi Sulistyo)

Sementara pengusaha Iran sendiri telah terlebih dahulu melakukan kerja sama perdagangan dengan Indonesia.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar menyayangkan pada para pengusaha Indonesia yang kurang tertarik untuk melakukan investasi ke Iran. Dan momentum peluang tersebut tidak segera ditangkap oleh pelaku usaha Indonesia.

Sementara pengusaha Iran sendiri telah terlebih dahulu melakukan kerja sama perdagangan dengan Indonesia. Sejak sanksi embargo pada Iran dihilangkan per November 2013, peluang niaga dan investasi di Iran terbuka lebar.?

"Pengusaha Indonesia masih minim melakukan investasi di sana. Ini juga dikeluhkan oleh pemerintah Iran," ujar Mahendra dalam Indonesia-Iran Business Forum di Jakarta, Selasa (11/2).

Menurut Mahendra, selama ini banyak produk non migas dari Indonesia yang sampai ke Iran namun dimanfaatkan negara-negara ketiga yang bekerja sama di sektor perdagangan dengan negara Timur Tengah itu.

Ditambahkannya, jadi dengan adanya kerja sama dagang langsung antar kedua negara diharapkan memberi kemudahan dan mendorong ekonomi masing-masing negara.

Hingga kini Mahendra mencatat, sekitar 30 perusahaan asal Iran melakukan investasi di bidang jasa perdagangan dengan Indonesia. Sementara Indonesia sendiri hanya melakukan investasi di sektor perbankan dengan membuka cabang bank di Iran.

"Indonesia hanya bank itu pun hanya bank BJB," tutur Mahendra.

Padahal kata Mahendra, pemerintah Iran sebenarnya telah memberikan keterbukaan bentuk investasi apapun ke Indonesia. Salah satu yang bakal difokuskan mengenai peluang kerja sama pada transaksi pembayaran atau perbankan.

Sementara itu senada dengan Kepala BKPM, Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, dengan adanya temu bisnis bersama Iran Chamber of Commerce Industries and Mines (ICCIMA) seharusnya bisa dimanfaatkan bagi pelaku bisnis yang ada di Indonesia.

?Temu Bisnis ini bertujuan untuk menjalin kerja sama kembali dibidang ekonomi antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha Iran. Dan Kadin sangat mendukung adanya kerjasama ini. "Ekonomi kita dengan Iran saling menunjang. Semoga hubungan ini makin kuat ditahun mendatang" ujar Suryo.

Perlu diketahui, penduduk Iran yang memiliki GDP per Kapita mencapai US$ 15.000  merupakan peluang pasar konsumsi bagi Indonesia terutama untuk produk Oil&gas, Shipping, food, transportation, petrochemical, banking dan lainnya.

(Alb / Nvl)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.39  

0 komentar:

Poskan Komentar