“Perhatikan 4 Langkah Ini Saat Membuka Bisnis Waralaba”

Rabu, 22 Januari 2014

“Perhatikan 4 Langkah Ini Saat Membuka Bisnis Waralaba”


Perhatikan 4 Langkah Ini Saat Membuka Bisnis Waralaba

Posted: 21 Jan 2014 11:58 PM PST

http://us.images.detik.com/content/2014/01/22/480/142205_franchise1.jpg Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat ini sudah banyak sekali terdapat waralaba di Indonesia dengan berbagai macam jenis usaha yang ditawarkan. Adapun contoh beberapa jenis usaha tersebut adalah waralaba mini market, rumah makan, kafe, pendidikan bahkan salon kecantikan.

Bisnis waralaba merupakan salah satu aset aktif berbentuk bisnis, maka ini termasuk dalam tahap kedua dalam proses perencanaan keuangan seseorang (Financial Freedom). Dengan demikian seseorang telah memasuki tahap mengaktifkan aset yang telah dimiliki menjadi produktif.

Pengusaha Waralaba Amir Karamoy pernah mengungkapkan waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Untuk itu, pemilik bisnis franchise diwajibkan memiliki standar operasional yang ketat karena mereka tidak ingin terjadi hal-hal yang dapat membuat reputasi mereknya menjadi rusak.

Berdasarkan catatan yang dihimpun detikFinance dari berbagai sumber, Jumat (17/01/2014), ada 4 hal yang harus menjadi fokus pemegang franchise agar dapat menggerakan dan bisa mengembangkan bisnis franchise. Berikut ini 4 hal tersebut:

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.41  

0 komentar:

Poskan Komentar