“Kinerja Direksi Merpati Membaik Setelah Diancam Dahlan”

Kamis, 23 Januari 2014

“Kinerja Direksi Merpati Membaik Setelah Diancam Dahlan”


Kinerja Direksi Merpati Membaik Setelah Diancam Dahlan

Posted: 23 Jan 2014 12:26 AM PST

Menteri BUMN Dahlan Iskan. Foto: Dok JPNN

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sempat kesal dengan lambannya kinerja Direksi Merpati menindaklanjuti bisnis plan yang telah diputuskan pemerintah. Dahlan pun mengancam akan mengganti seluruh Direksi dan bahkan sudah menunjuk siapa yang akan menggantikan.

Ancaman itu terbukti ampuh menyadarkan jajaran Direksi untuk bekerja lebih baik lagi. Terakhir, berdasarkan evaluasi pagi tadi, Dahlan memutuskan untuk membatalkan penggantian jajaran Direksi Merpati.

"Iya sempat kepikiran saya kemarin (ganti Direksi Merpati-red), tapi enggak jadi diganti. (Pengganti Merpati-red) sudah dapat," ucap Dahlan usai mengelar Rapim BUMN di Gedung Perum Damri, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (23/1).

Diakui Dahlan bahwa kabar pergantian Direksi Merpati itu justru menjadi cambukan semangat bagi mereka.  "Tapi bagus, kerjanya (Direksi Merpati-red) jadi cepet," pungkas dia.

Sebelumnya Dahlan menilai kinerja Direksi Merpati lamban dalam menyelamatkan perseroan karena tak kunjung membuat anak perusahaan baru, setelah melepas anak usahanya pada PT PPA.

"Merpati pola yang mau dilaksanakan sudah jelas. Saya minta buat anak perusahaan. Itu bikin anak perusahaan yang di KSO (kerjasama operasional) kan, tapi sampai sekarang belum dibentuk-bentuk," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan usai mengelar Rapim BUMN di kantornya, Jakarta, Kamis (16/1).

Kelambanan itu dikeluhkan Dahlan, seharusnya jika anak usaha itu sudah dibentuk diharapkan partner KSO tidak akan terbebani utang lama Merpati. (chi/jpnn)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 01.38  

0 komentar:

Poskan Komentar