“Rakernas Kadin Bahas 'Rumah Besar' UKM - Tribunnews”

Kamis, 24 Oktober 2013

“Rakernas Kadin Bahas 'Rumah Besar' UKM - Tribunnews”


Rakernas Kadin Bahas 'Rumah Besar' UKM - Tribunnews

Posted: 24 Oct 2013 01:19 AM PDT

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Usaha Kecil dan Menengah dan Koperasi akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jumat (25 Oktober 2013) di Hotel Luwansa Rasuna Said Jakarta Selatan. Rakernas yang akan diikuti oleh Kadinda dari seluruh Indonesia ini akan membahas tema "Mewujudkan Kadin Sebagai Rumah Besar UKM di Tanah Air".

"Kita akan bahas bagaimana Kadin dapat menjadi 'Rumah Besar' bagi seluruh stake holder UMKM di Tanah Air," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UKM dan Koperasi Erwin Aksa di Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Erwin mengatakan, potensi UKM di Tanah Air untuk berkontribusi bagi perekonomian nasional sangat besar ke depan. Namun, kontribusi tersebut belum cukup terlihat sebab pemangku kepentingan di UMKM belum cukup padu menghadapi tantangan ke depan.

Erwin mengatakan, banyak pihak yang memberikan perhatian kepada UMKM dewasa ini. Bahkan, saat ini, terdapat sekitar 17 kementerian yang bersentuhan dengan UMKM. Selain itu, BUMN-BUMN juga memiliki program-program yang memberi perhatian terhadap UMKM yakni melalui PKBL.

Perusahaan-perusahaan swasta nasional juga aktif memberikan bantuan kepada pelaku UMKM melalui corporate social responsibility (CSR). Namun berbagai program ini dinilai oleh Kadin masih berjalan sendiri-sendiri.

Sebab itu Kadin siap menjadi 'Rumah Besar' bagi pelaku dan pemangku kepentingan UMKM di Tanah Air. Erwin mengatakan, bila pemangku kepentingan dapat bersatu, maka UMKM nasional akan memberikan kontribusi lebih signifikan lagi bagi perekonomian nasional.

Sementara itu, pada 2012, kontribusi UMKM bagi Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 57,5 % (Rp 1.451,4 trilun) sedangkan sisanya sebesar 42,5% dari usaha besar.  UMKM juga menyerap tenaga kerja sangat signifikan yakni sebanyak  97,2 % (107 juta orang) sedangkan usaha besar hanya sebesar 2,8 %. 

Namun untuk ekspor non migas kontribusi UMKM baru sebesar 14,1 % (Rp 166,6 triliun). Usaha besar masih mendominasi yakni sebesar  85,9 %. Investasi. Investasi di sektor UMKM sebesar  51,5 % (Rp 30,1 triliun), disusul oleh usaha besar yakni 48,5 %.

Pada bagian lain, Ketua Panitia Rakernas Kadin UKM dan Koperasi Toha M.Toha mengatakan antusiasme peserta dari daerah sangat besar mengikut Rakernas ini sebab banyak isu menarik disekitar UMKM yang akan diperbincangkan oleh peserta.

"Antusiasmenya besar. Sebab kita ingin bicarakan banyak isu-isu menarik. Kita tahu kan tantangan UMKM ini makin besar ke depan, apalagi satu tahun lagi kita hadapi Masyarakat Ekonomi Asean 2015," ujar Toha.

Toha mengatakan, market size Asean  sebesar 591 juta orang dan 80 persen penduduknya berusia di bawah 45 tahun.  "Kita juga lihat GDP growth 4,4 persen tahun 2008 dan 1,3 persen tahun 2009, total GDP/capita meningkat dari US$ 960 tahun 1998 menjadi US$ 2.521 tahun 2009, dan total GDP US$ 1,5 trilyun pada 2009. Pada tahun 2010, 99,11 persen tariff ASEAN-6 adalah 0 persen, dan 98,86 persen tariff ASEAN-4 berada di kisaran 0-5 persen," ujar Toha.  Sebab itu, Toha mengatakan, pelaku UKM di Tanah Air perlu bersatu menghadapi peluang itu agar dapat bersaing dengan negara Asean lainnya, yang lebih siap. (aco)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Diposkan oleh iwan di 01.50  

0 komentar:

Poskan Komentar