“Grup Astra Incar Ruas Tol Serpong-Balaraja”

Rabu, 25 September 2013

“Grup Astra Incar Ruas Tol Serpong-Balaraja”


Grup Astra Incar Ruas Tol Serpong-Balaraja

Posted: 25 Sep 2013 12:43 AM PDT


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Marga Mandala Sakti (MMS) terus mengembangkan bisnis jalan tol. Cucu usaha PT Astra International Tbk itu telah menyiapkan sejumlah agenda. Beberapa di antaranya adalah membenahi jalan tol yang sudah dioperasikan, hingga membidik konsesi jalan hambatan anyar.

Untuk menambah portofolio perusahaan, MMS mengincar ruas tol baru, yakni Serpong-Balaraja. Untuk menggarap jalan tol sepanjang 40 km itu, Astra menggandeng Grup Sinarmas dan Kompas Gramedia. "Kami ingin membentuk konsorsium untuk masuk ruas jalan tol Serpong-Balaraja," kata Wiwiek D Susanto, Direktur Utama Marga Mandala Sakti, Selasa (24/9/2013).

Sayangnya, Wiwiek enggan membocorkan porsi saham ketiganya di konsorsium tersebut. Yang jelas, mereka akan membentuk anak usaha baru melalui skema patungan (joint venture) untuk menggarap jalan tol baru. "Opsi joint venture tetap terbuka dan lebih memungkinkan dibandingkan dengan skema joint operation," jelasnya.

Hanya saja, sampai saat ini, tender proyek tersebut belum juga dimulai. Padahal sebelumnya sempat diberitakan tender akan dimulai September 2013. Wiwiek mengaku belum mendapat informasi dan masih menunggu keputusan dari Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).

Alhasil, Wiwiek berkilah, pihaknya belum mengetahui berapa nilai proyek tersebut. Yang jelas, sekitar 30 persen dari kebutuhan investasi akan dipenuhi dari kantong mereka sendiri. Sedangkan 70 persen sisanya berasal dari pinjaman perbankan.

Ruas Tangerang-Merak

Selain itu, Marga Mandala tengah mengembangkan kapasitas jalan tol Tangerang-Merak. Perusahaan itu sedang melakukan pelebaran ruas jalan tol Tangerang-Merak sepanjang 70 kilometer (km). Rencananya, proyek ini akan rampung Maret 2014.

Selain itu, anak usaha PT Astratel Nusantara, itu juga tengah mengerjakan beberapa gerbang jalan tol baru untuk mengatasi antrean kendaraan. "Volume lalu lintas mencapai 110.000 kendaraan per hari. Jalan tol kami harus dilebarkan karena pertumbuhan setiap tahunnya double digit," ujar Wiwiek.

Untuk memuluskan agenda tersebut, tahun ini, perusahaan itu telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 490 miliar. Hingga saat ini, penyerapan anggarannya telah mencapai sekitar 60 persen.

Nah, tahun depan, MMS juga berencana untuk membangun lintasan jalan tol layang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan Sungai Ciujung yang kerap terjadi. Perusahaan ini telah menyiapkan sekitar Rp 300 miliar. Sekitar 30 persen di antaranya berasal dari kas internal dan 70 persen dari pinjaman perbankan. "Tahun depan rencananya diajukan ke BPJT. Panjangnya 2 km," katanya.

Sepanjang tahun ini, Marga Mandala menargetkan perolehan pendapatan sebesar Rp 600 miliar. Target tersebut naik  20 persen dari pendapatan tahun lalu yang sekitar Rp 500 miliar. Wiwiek juga menargetkan perolehan laba bersih bisa naik 10 persen.

"Namun, bisa juga hasilnya kurang dari 10 persen akibat belum merasakan kenaikan tarif jalan tol dan adanya kenaikan gaji pegawai," tambah dia. (Adinda Ade Mustami)

Editor : Bambang Priyo Jatmiko

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Diposkan oleh iwan di 01.25  

0 komentar:

Poskan Komentar