“Kernel Oil Enggan Berikan Konfirmasi - Tempo.co”

Rabu, 14 Agustus 2013

“Kernel Oil Enggan Berikan Konfirmasi - Tempo.co”


Kernel Oil Enggan Berikan Konfirmasi - Tempo.co

Posted: 13 Aug 2013 11:01 PM PDT

TEMPO.CO, Jakarta - Hingga pukul 12.00 belum terlihat kegiatan operasional berjalan di kantor PT Kernel Oil Pte Ltd (PT KOPL Indonesia), perusahaan yang diduga terlibat dalam kasus dugaan suap Ketua Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini. Ruangan kantor yang terletak di lantai 35 Equity Tower, kawasan SCBD, Kuningan, tersebut masih dikunci. Resepsionis pun tak lagi tampak di lobi dan memilih masuk ke ruangan kantor.

Belasan wartawan menunggu di depan ruangan kantor PT KOPL Indonesia. Mendekati pukul 12.00, dua petugas keamanan PT KOPL menyuruh para wartawan turun ke lobi bawah karena dianggap mengganggu kenyamanan penyewa gedung lainnya. Seorang petugas, Doni, sekitar 40 tahun, memaksa wartawan untuk turun. "Karena tidak diperbolehkan masuk, lebih baik turun saja karena mengganggu penyewa yang lain," katanya dengan memaksa, di depan ruangan PT KOPL, Rabu, 14 Agustus 2013.

Menurut Doni, pihak gedung sudah berupaya menghubungi PT KOPL agar mempersilakan wartawan masuk supaya tidak mengganggu penyewa lain. Tapi telepon tak kunjung diangkat.

Resepsionis PT KOPL yang memberikan keterangan pagi hari sempat ke luar ruangan untuk meminta alamat e-mail para wartawan. "Kami tidak bisa memberikan keterangan hari ini, nanti akan dikirim rilis melalui e-mail," katanya. Para wartawan terus menunggu sampai akhirnya diusir oleh pihak pengelola gedung.

Begitu tertutupnya PT KOPL, seorang kurir yang mengantar surat dari BPH Migas untuk perusahaan trader minyak tersebut juga tidak diperbolehkah naik untuk mengantarkan surat. Akhirnya, kurir tersebut kembali tanpa mengantar surat. "Tidak boleh naik, balik lagi saja akhirnya," katanya.

Semalam, sekitar pukul 22.30, Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini ditangkap KPK di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta. Mantan Wakil Menteri ESDM tersebut diduga menerima suap Rp 7,2 miliar dari perusahaan migas. Kernel Oil diduga menjadi perusahaan yang menyuap Rudi.

Menurut situsnya, PT KOPL memiliki kantor di Singapura dan melakukan usaha jual-beli migas (trader). PT KOPL Indonesia merupakan badan usaha (BU) pemilik izin usaha pemilik usaha niaga umum. Perusahaan ini pernah mendapatkan tugas dari BPH Migas unutk menyediakan dan mendistribusikan jenis BBM tertentu.

ANANDA TERESIA

Berita Terkait

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 01.28  

0 komentar:

Poskan Komentar