“SKK Migas Janji Berikan Kemudahan bagi Operator Blok WMO - Liputan6.com”

Minggu, 17 Maret 2013

“SKK Migas Janji Berikan Kemudahan bagi Operator Blok WMO - Liputan6.com”


SKK Migas Janji Berikan Kemudahan bagi Operator Blok WMO - Liputan6.com

Posted: 17 Mar 2013 12:48 AM PDT

SKK Migas Janji Berikan Kemudahan bagi Operator Blok WMO

(FOTO ANTARA/Reno Esnir)

Liputan6.com, Satuan Kerja Khusus Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengapresiasi kinerja Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) yang berhasil memproduksinya kembali lapangan PHE KE-38B. Selama ini, SKK Migas mengaku sudah cukup lama menunggu produksi Migas dari lapangan tersebut.

Deputi Pengendalian Operasi, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Muliawan mengatakan keterlambatan keputusan perpanjangan kontrak menyebabkan produksi di Blok WMO terus menurun.

Pada saat diserahkan ke Pertamina awal 2010, produksi Migas dari PHE KE-38B mencapai 15 ribu barel per hari (Bph). Selama dua tahun dikelola, produksi terus merosot hingga mencapai 6 ribu Bph. Penurunan ini akibat laju penurunan alamiah blok tersebut yang hampir mencapai 50 persen setiap tahun.

"Kegiatan massif yang dilakukan PHE WMO mulai menunjukkan hasil," kata Muliawan, di Jakarta, Minggu (17/3/2013).

Dengan kembalinya produksi lapangan tersebut, ia meminta kepada anak usaha PT Pertamina yaitu PHE WMO untuk terus menggencarkan kegiatan untuk mencapai target produksi yang dicanangkan pemerintah sebesar 22 ribu barel minyak per hari.

Selain itu, SKK Migas memberi dukungan melalui percepatan persetujuan maupun kemudahan-kemudahan agar operator Blok WMO bisa melakukan pengeboran lebih cepat.

"Dengan dukungan semua pihak, mudah-mudahan target produksi dapat dicapai pada akhir tahun 2013," tuturnya.

Sebelumnya, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini menyatakan lapangan PHE KE-38B mulai berproduksi dengan produksi awal minyak sebanyak 5.400 barel per hari (Bph) dan gas 5 juta kakikubik per hari (MMscfd).

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir mengatakan, Pengembangan lapangan PHE KE-38B yang merupakan bagian dari rencana pengembangan (Plan of development/POD) tahun 2012. Produksi Migas ini berasal dari Sumur PHE KE-38B1 sebanyak 2.100 Bph dan 5 MMscfd serta 3.300 bph berasal dari Sumur PHE KE-38B2. Keseluruhan proses dari eksplorasi sampai ke produksi awal diselesaikan hanya dalam kurun waktu 8 bulan 21 hari. (Pew/Shd)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 01.13  

0 komentar:

Poskan Komentar