“PNM Raih Laba Rp41,5 Miliar - Metro TV News”

Jumat, 08 Maret 2013

“PNM Raih Laba Rp41,5 Miliar - Metro TV News”


PNM Raih Laba Rp41,5 Miliar - Metro TV News

Posted: 07 Mar 2013 09:09 PM PST

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membukukan laba bersih sebesar Rp41,579 miliar pada 2012 atau tumbuh sekitar 33,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp31,136 miliar. Peningkatan itu didukung peningkatan pendapatan usaha Rp860,56 miliar atau naik 30,72% dari Rp658,29 miliar pada 2011.

Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja mengatakan pendapatan bunga dari Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebesar Rp785,08 miliar pada periode Januari-Desember 2012 atau meningkat 40,59% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp558,39 miliar.

Sedangkan, laba usaha perseroan Rp70,373 miliar atau naik 45,97% dari 2011 sebesar Rp48,209 miliar. "Selain didukung kerja keras dan kondisi makro ekonomi yang positif, pertumbuhan kinerja tidak lepas dari strategi pengembangan jaringan bisnis mikro," katanya di Jakarta.

Menurutnya, kontribusi ULaMM terhadap total pendapatan PNM sebesar 91,2%. "Ini membuktikan proses bisnis perseroan sudah tepat dan on the right track atau berjalan sesuai di jalurnya. Bahkan, kami akan semakin fokus memperkuat bisnis mikro ke depannya," jelas Parman.

Adapun, PNM melakukan transformasi bisnis dari pembiayaan tak langsung menjadi pembiayaan langsung kepada nasabah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada akhir 2008. Bahkan, perseroan semakin fokus menggarap pasar mikro sejak 2012.

Parman menuturkan, PNM akan kembali melakukan ekspansi bisnis dengan memperluas kantor unit layanan dan fokus di pasar mikro. Perseroan akan menambah 100 unit ULaMM, 20 kantor klaster, 3 kantor cabang pembantu dan 4 kantor cabang.

Menurut Parman, pertumbuhan kinerja ini menunjukkan potensi UMK. Sebagai BUMN yang khusus bagi UMKM, PNM menyasar pasar mikro antara rentenir dan perbankan. Dengan demikian, bunga kredit untuk nasabah lebih besar dari bank tetapi jauh lebih kecil dibanding rentenir. "PNM hadir untuk menjembatani para pelaku UMK yang belum bankable untuk selanjutnya kami berikan pembiayaan dan pelatihan sehingga mereka menjadi bankable," ungkapnya.

Ia menjelaskan, PNM juga memberikan jasa manajemen (capacity building). Melalui pelatihan dan pendampingan usaha kepada nasabah UMK sehingga bisa menopang kualitas pembiayaan.

Sepanjang 2012, PNM juga terus meningkatkan program pemberdayaan UMKM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) sebanyak 132 kali kepada sekitar 7.425 UMK nasabah ULaMM di seluruh wilayah Indonesia.

"Pelatihan nasabah UMK ini diberikan secara gratis. Namun demikian, program ini sangat mendukung kualitas bisnis pembiayaan mikro kita," tambahnya. (Wibowo/Hnr)


Editor: Henri Salomo Siagian

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 01.38  

0 komentar:

Poskan Komentar