“Pengusaha Akui Sulit Hindari Kenaikan BBM - Liputan6.com”

Rabu, 06 Maret 2013

“Pengusaha Akui Sulit Hindari Kenaikan BBM - Liputan6.com”


Pengusaha Akui Sulit Hindari Kenaikan BBM - Liputan6.com

Posted: 06 Mar 2013 01:34 AM PST

Pengusaha Akui Sulit Hindari Kenaikan BBM

(Antara/Reno Esnir)

Liputan6.com, Jakarta : Kalangan pengusaha menyadari kenaikan harga maupun kebutuhan Bahan Bakar Minyak (bbm) tidak dapat terhindarkan mengingat kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novian Bakrie mengatakan, kenaikan harga bbm yang mungkin terjadi tidak selalu membawa dampak negatif, tetapi juga positif.

"Kami tahu kenaikan BBM akan berdampak banyak, tapi kita juga melihat ada dampak positifnya," tutur Anindya, Rabu (6/3/2013).

Menurut dia, subsidi BBM yang mencapai Rp 270 triliun akan lebih memberikan manfaat jika mengalir untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan lain.

Dia mengakui jika pengusaha menyadari subsidi yang diberikan pemerintah banyak yang meleset dari sasaran.

"Yang harus kita lihat Rp 270 triliun itu bukanlah angka yang sedikit. Jika dikurangi maka bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan lain-lain. Kita tahu siapa yang banyak menikmati subsidi ini," imbuh dia.

Berkaca dari subsidi yang tak sesuai sasaran, Anin menyarankan supaya ada porsi yang lebih jelas untuk alokasi bbm tersebut. Harapannya, penggunaan energi baru terbarukan (EBT) harus dikembangkan pemerintah dan dunia usaha.

"Kami berharap pemerintah dan dunia usaha bisa koordinasi mengembangkan EBT, misal minyak tanah jadi LNG," tukasnya. (Est/Nur)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Eyes Like Blank Discs - The Guardian's Steven Poole On George Orwell's Politics And The English Language.

Diposkan oleh iwan di 01.41  

0 komentar:

Poskan Komentar