“Kuliner Ini Makin Diminati, Bisa Jadi Bisnis Menjanjikan - Republika Online”

Sabtu, 23 Maret 2013

“Kuliner Ini Makin Diminati, Bisa Jadi Bisnis Menjanjikan - Republika Online”


Kuliner Ini Makin Diminati, Bisa Jadi Bisnis Menjanjikan - Republika Online

Posted: 22 Mar 2013 09:46 PM PDT

Sabtu, 23 Maret 2013, 11:46 WIB
Komentar : 0

inicaraku.com

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN---Usaha tape ketan khas Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tampaknya semakin diminati oleh masyarakat setempat dan wisatawan yang datang ke obyek wisata di lereng gunung Ciremai, sehingga omzet penjualannya terus berkembang.

Harun, salah seroang perajin tape ketan Kuningan di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan kepada wartawan, Sabtu, mengatakan, permintaan dari konsumen terus meningkat dan dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan. "Omzet penjualan tape ketan khas Kuningan terus meningkat karena kuliner lereng gunung Ciremai tersebut sangat diminati wisatawan, sehingga menjadikan usaha rumahan tersebut berkembang pesat," katanya.

Sebelumnya, perajin tape ketan khas Kuningan masih terbatas, kini semakin menyebar dan terus meningkat tapi persaingan usaha tetap sehat karena permintaan dari konsumen cukup tinggi. Tape ketan Kuningan merupakan panganan tradisional yang berbahan ketan dibungkus dengan daun jambu air dan diolah alami tidak menggunakan bahan kimia.

Perajin tape ketan khas Kuningan memasarkan hasil olahan mereka, kata dia, selain di daerah sendiri kini semakin luas hingga Cirebon, Indramayu, Majalengka, Bandung, Jakarta. Menurut dia, untuk mendapatkan tape ketan khas Kuningan sangat mudah di sejumlah toko yang menjajakan makanan khas tersedia.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara

Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)

  Isi Komentar Anda

Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 01.33  

0 komentar:

Poskan Komentar