“Dua Perwakilan Importir Penuhi Panggilan KPPU - Tempo.co”

Jumat, 22 Maret 2013

“Dua Perwakilan Importir Penuhi Panggilan KPPU - Tempo.co”


Dua Perwakilan Importir Penuhi Panggilan KPPU - Tempo.co

Posted: 22 Mar 2013 01:08 AM PDT

Dua Perwakilan Importir Penuhi Panggilan KPPU

Sejumlah petugas keamanan berjaga di dekat kontainer berisi bawang impor di kawasan Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu, (20/3). Selasa (19/3) kemarin, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menginspeksi bawang impor tersebut. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Jum'at, 22 Maret 2013 | 15:07 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Dua importir bawang putih memenuhi panggilan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk diperiksa terkait adanya dugaan kartel bawang putih. Siang ini KPPU memanggil PT. Ridho Sribumi Sejahtera dan PT. Lika Dayatama.

Berdasarkan daftar tamu KPPU, PT. Ridho Sribumi diwakili oleh Ruth yang datang pukul 13.30, sedangkan PT. Lika Dayatama diwakili oleh Yusuf Taufik yang datang pukul 14.17. Kedua perwakilan perusahaan kini sedang memberikan keterangan kepada KPPU secara tertutup.

KPPU memanggil dua importir bawang putih siang ini untuk mendapatkan informasi terkait dugaan adanya kartel. Kepala Biro Humas KPPU Ahmad Junaidi mengatakan, pemanggilan importir ini untuk membuktikan apakah kenaikan harga bawang putih terjadi akibat ketidakseimbangan suplai demand atau memang ada unsur kesengajaan menahan barang.

"Status importir yang kami panggil ini terlapor. Hari ini kami panggil hanya dua nanti bertahap hingga 11 importir," kata Junaidi saat ditemui di KPPU, Jumat 22 Maret 2013.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan KPPU sebagai proses pengumpulan informasi adanya dugaan kartel bawang putih. Ia menyatakan, pemanggilan tidak terbatas pada 11 pelaku usaha saja namun bisa bertambah. "Karena suplai bawang putih tidak sekedar masalah importasi saja tapi menyangkut distribusi di dalam negeri."

Dugaan kartel akan diselidiki dari pembuktian apakah memang pasokan tidak memenuhi kebutuhan atau kelangkaan bawang sengaja diatur oleh importir dengan menahan proses distribusinya.

ROSALINA


Berita terpopuler lainnya:

Mengapa Ibas Laporkan Yulianis ke Polisi

Enam Pernyataan Soal Ibas dan Yulianis

Ibas Siap Diperiksa, Ini Jawaban KPK

Daftar Pasal Kontroversial di Rancangan KUHP

Rahasia Model Brasil Langsing Usai Melahirkan

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 01.34  

0 komentar:

Poskan Komentar