“Bisnis MICE Diuntungkan Selama Tahun Politik”

Sabtu, 09 Maret 2013

“Bisnis MICE Diuntungkan Selama Tahun Politik”


Bisnis MICE Diuntungkan Selama Tahun Politik

Posted: 08 Mar 2013 04:28 AM PST

Good Week for ...

PT Telekomunikasi Indonesia  (Persero) Tbk (TLKM) meraih laba bersih Rp 12,8 triliun pada tahun buku 2012, melonjak 17,2% dibanding 2011 yang tercatat Rp 10,97 triliun didorong peningkatan pendapatan sebesar 8,3% menjadi Rp 77,14 triliun dari sebelumnya Rp 71,25 triliun.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA), emiten pertambangan batu bara, mencatatkan kenaikan pendapatan sepanjang 2012 sebesar 9,6% menjadi Rp 11,6 triliun dibandingkan 2011 sebeasr Rp 10,6 triliun. Kenaikan pendapatan ditopang kenaikan penjualan batu bara sebesar 13,4% menjadi 15,3 juta ton dibanding volume penjualan tahun sebelumnya 13,5 juta ton.

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap II sebesar Rp 1,33 triliun pada Maret 2013 dari total Rp 5 triliun. Penerbitan obligasi ini akan dibagi dalam dua skema, yaitu sebesar Rp 614 miliar merupakan full commitment dan Rp 716 miliar best effort.

Bad Week for ...

Tiga produsen nikel nasional, yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Central Omega Resources (DKFT), mencatat penurunan likuiditas pada 2012 yang dapat dilihat dari rasio kas. Rasio kas ketiga emiten logam tersebut  turun sebesar 1,21 kali hingga 5,33 kali. Rasio kas mencerminkan kemampuan kas perusahaan untuk melunasi utang jangka pendek.  Ketiga emiten logam itu mencatat  arus kas defisit pada 2012, sehingga kas yang dimiliki turun 25%-57%.

PT Merck Tbk (MERK) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dua emiten farmasi, mencatat penurunan profitabilitas sepanjang 2012. Penurunan profitabilitas ditunjukkan oleh pelemahan margin kotor dan margin usaha perseroan. Merck mencatat margin kotor 45,64% sepanjang 2012, turun 685 basis poin dibanding margin kotor 2011 sebesar 52,49% dan margin usaha 15,18%, turun 1.515 basis poin dibanding 30,33% pada 2011. Sementara Kalbe Farma mencatat pelemahan margin kotor 31 basis poin dan penurunan margin usaha 18 basis poin.

Pendapatan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), anak usaha Banpu Plc, berpotensi turun pada 2013 karena tekanan harga jual. Manajemen Indo Tambangraya menyatakan meski volume penjualan ditargetkan naik 5,4% menjadi 29 juta ton dibanding realisasi 2012 sebesar 27,5 juta ton, harga jual rata-rata tahun ini diproyeksikan lebih rendah  dibanding tahun lalu US$ 90 per ton.

PT Mandiri Sekuritas, perusahaan sekuritas milik PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), membukukan penurunan total pendapatan sebesar 5,5% sepanjang 2012 menjadi Rp 424 miliar dari realisasi 2011 sebesar Rp 449 miliar. Penurunan pendapatan tersebut salah satunya didorong oleh berkurangnya pendapatan penjaminan emisi.

PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) memproyeksikan penurunan pendapatan 17,6% sepanjang 2012 menjadi Rp 405 miliar, dibandingkan periode sama 2011 sebesar Rp 492 miliar. Penurunan pendapatan  itu didorong oleh berkurangnya produksi minyak sawit mentah (CPO) pada 2012 sebesar 7,6% menjadi 53.746 ton dari 2011. Penurunan juga terjadi pada produksi palm kernel (PK) sebesar 14% menjadi 10.182 ton dan berkurangnya harga jual PK sebesar 27,6% menjadi rata-rata Rp 3.538 per kilogram.  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 01.20  

0 komentar:

Poskan Komentar