“Untungnya Punya Pasangan sebagai Partner Bisnis”

Selasa, 12 Februari 2013

“Untungnya Punya Pasangan sebagai Partner Bisnis”


Untungnya Punya Pasangan sebagai Partner Bisnis

Posted: 12 Feb 2013 12:49 AM PST

KOMPAS.com – Bunga Citra Lestari (BCL) dan suaminya, Ashraf Sinclair, berbisnis kuliner bersama dengan meluncurkan restoran T.G.I Friday's di Lippo Mall Kemang, Jakarta. Keputusan pasangan ini untuk membuka usaha bersama bukan sesuatu yang baru di dunia bisnis. Kedekatan yang dipicu oleh kesamaan hobi, minat, atau passion memang menjadi landasan yang kuat bagi pasangan suami-istri untuk membuka bisnis. Dalam hal ini, BCL dan Ashraf juga punya kesamaan: makan enak.

Kemungkinan lain yang mendasari partnership antara suami-istri adalah gabungan keahlian masing-masing. Misal, Anda pandai memasak sementara suami pintar mengatur keuangan dan membuat strategi bisnis. Kemudian, masing-masing mampu bekerja profesional, dengan tidak mencampurkan urusan rumah tangga dengan bisnis.

Ashraf mengaku, banyak keuntungan yang bisa diraih dari berbisnis bersama pasangan.

"Kita punya lebih banyak waktu yang dihabiskan bersama, mengembangkan ide bersama, melakukan sesuatu yang kita berdua benar-benar nikmati dan sukai, dan komunikasi pun menjadi lebih beragam," ujar aktor asal Malaysia ini kepada Kompas Female, usai official launching T.G.I Friday's pada Selasa (5/1/2013) lalu.

"Kalau saya sih, hal ini justru menguntungkan. Kita kerja sama-sama, komunikasi lancar, dan pulang ke rumah istirahat sama-sama. Ketimbang sehari-hari, masing-masing sibuk. Setelah pulang dua-duanya sudah terlalu lelah untuk mengobrol atau menghabiskan waktu bersama," lanjutnya.

Tip dari Ashraf jika ingin memulai bisnis bersama pasangan adalah tidak terlalu memikirkan hal-hal yang negatif. Pikiran harus selalu positif, dan mensyukuri kebersamaan yang terjadi. "Pikirkan yang positif saja, dan kerjakan tugas sesuai porsinya masing-masing. Seperti Bunga yang lebih banyak konsen dengan urusan anak dan rumah, jadi dia tidak mengurusi hal yang sifatnya operasional atau sehari-hari. Kalau hal tersebut saya yang memberikan update dengannya."

Ashraf dan BCL juga melibatkan dua teman mereka sebagai partner, yaitu Chandra Supandi dan Inna Basarah. Mereka berempat sering berkumpul untuk membicarakan bisnis bersama: apa yang belum, sudah, atau perlu dikembangkan dalam bisnis mereka.

"Saat berkumpul tak jarang kami mengajak keluarga masing-masing. Jadinya seperti satu keluarga besar," kata Ashraf.

Menurutnya, berbisnis dengan pasangan dan teman yang sudah dikenal baik justru lebih menguntungkan. Mereka lah orang-orang terdekat dan dapat dipercaya, yang kesamaan minat, visi, dan tujuan. Meskipun begitu, mereka sepakat untuk bekerja secara profesional dengan membuat semua perjanjian jelas di atas kertas.

Editor :

Dini

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Eyes Like Blank Discs - The Guardian's Steven Poole On George Orwell's Politics And The English Language.

Diposkan oleh iwan di 01.08  

0 komentar:

Poskan Komentar