“KERJA SAMA BISNIS: Wulandari Bangun Laksana Dapat Rp300 Miliar dari BPD Kaltim”

Minggu, 03 Februari 2013

“KERJA SAMA BISNIS: Wulandari Bangun Laksana Dapat Rp300 Miliar dari BPD Kaltim”


KERJA SAMA BISNIS: Wulandari Bangun Laksana Dapat Rp300 Miliar dari BPD Kaltim

Posted: 03 Feb 2013 12:06 AM PST

BALIKPAPAN--Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) penyaluran kredit pembiayaan dengan PT Wulandari Bangun Laksana, anak usaha Pintu Air Mas Group, dalam pembangunan kawasan bisnis Pentacity.

Direktur Utama BPD Kaltim Zainudin Fanani mengatakan kerja sama itu merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya pihaknya juga ikut membantu mengembangkan pembangunan Hotel Grand Jatra dan Mal eWalk yang berada dalam satu kawasan dengan Pentacity di area Balikpapan Sper Block (BSB).

Dalam kerja sama itu, BPD Kaltim akan mengucurkan dana pinjaman untuk investasi hingga mencapai Rp300 miliar untuk mengembangkan Pentacity yang terdiri dari kawasan perbelanjaan dan apartemen.

"Jadi, ada dua segmen yang kami sasar yakni para pelaku usaha di Pentacity yang membeli tenant, serta penghuni apartemen Pentapolis yang letaknya di atas Pentacity," kata Zainuddin di sela-sela penandatanganan MoU, Sabtu malam (2/2/2013).

Dia mengungkapkan adanya segmen perumahan dan pertokoan menjadikan pihaknya optimistis kerja sama ini akan saling menguntungkan kedua belah pihak.

Direktur Keuangan PT Wulandari Bangun Laksana Leonardus Sutarman mengatakan kerja sama yang dilakukan dengan BPD Kaltim telah berjalan dengan baik.

Terdapat sekitar 500 unit tenant dan apartemen yang akan berdiri dengan kerja sama tersebut.

Sebelumnya, pada kerja sama yang pertama PT Wulandari Bangun Laksana memperoleh dana hingga Rp201 miliar yang digunakan untuk pembangunan hotel dan mal.

"Sekarang kewajiban kami tinggal Rp100 miliar dan telah berkurang kewajiban kami," katanya.

Leonardus menyebutkan total investasi yang dia keluarkan untuk membangun Pentacity, termasuk apartemen dan mal, mencapai Rp600 miliar. Dia menambahkan target operasional untuk mal diperkirakan pada April 2014.

Selain kerja sama dalam membiayai pembangunan, tambahnya, pihaknya juga melakukan kerja sama pembiayaan bagi calon pembeli melalui Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA).

Pembeli hanya perlu membayar uang muka 30% dari harga apartemen untuk dapat menggunakan fasilitas kredit tersebut. (wde) (Foto: rumahdijual.com)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Eyes Like Blank Discs - The Guardian's Steven Poole On George Orwell's Politics And The English Language.

Diposkan oleh iwan di 01.41  

0 komentar:

Poskan Komentar