“Produksi WMO Kembali Normal - BeritaSatu”

Senin, 14 Januari 2013

“Produksi WMO Kembali Normal - BeritaSatu”


Produksi WMO Kembali Normal - BeritaSatu

Posted: 14 Jan 2013 12:34 AM PST

Ilustrasi kilang minyak

Ilustrasi kilang minyak (sumber: Antara)

Cuaca buruk berupa gelombang setinggi 5 – 6 meter dan kecepatan angin lebih dari 30 knot sempat membuat kegiatan operasi di Blok WMO terganggu.

Produksi Blok West Madura Offshore sudah kembali normal pasca membaiknya kondisi cuaca di Laut Utara Jawa.

Produksi blok yang digarap PT Pertamina Hulu Energi ini tercatat 13 ribu barel per hari (bph).

Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKSP Migas) Hadi Prasetyo mengatakan, beberapa anjungan (platform) di blok tersebut sempat berhenti beroperasi beberapa untuk perbaikan kerusakan akibat cuaca buruk.

"Tetapi sekarang sudah bisa produksi normal," kata dia di Jakarta, Senin (14/1). Sementara untuk kegiatan pemboran (drilling) juga sudah mulai dijalankan oleh Pertamina sebagai operator. "Sambil menunggu cuaca, sekarang berbenah karena jangkar putus itu," tambah dia.

Cuaca buruk berupa gelombang setinggi 5 – 6 meter dan kecepatan angin lebih dari 30 knot sempat membuat kegiatan operasi di Blok WMO terganggu.

Cuaca ini menyebabkan jangkar ketiga kapal di Blok WMO putus. Ketiga kapal ini membantu kegiatan pengeboran (drilling) dan pemasangan pipa di WMO sehingga kegiatan tersebut sempat terhenti. Cuaca buruk juga membuat pasokan setrum terputus hingga produksi turun 2.300 barel per hari.

Presiden Direktur Pertamina Hulu Energi Salis Aprilian menuturkan, kondisi cuaca di Blok WMO sudah membaik. Gelombang laut sudah menurun menjadi setinggi 1,5 – 2 meter saja dan kecepatan angun sudah di bawah 20 knot.

"Operasi produksi saat ini masih dalam pantauan. Kalau untuk produksi sekarang sekitar 13 ribu bph untuk minyak dan 120 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/mmscfd) untuk gas," jelas dia. Sebelumnya Pertamina mencatat terjadi penurunan produksi sekitar 2.000 – 3.000 bph dan gas 10 – 15 mmscfd akibat cuaca buruk.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 01.17  

0 komentar:

Poskan Komentar