“BISNIS ASURANSI: kurangi investasi di saham”

Minggu, 30 September 2012

“BISNIS ASURANSI: kurangi investasi di saham”


BISNIS ASURANSI: kurangi investasi di saham

Posted: 29 Sep 2012 11:51 PM PDT

JAKARTA: Pelaku usaha asuransi jiwa nasional memilih mengerem investasi dalam bentuk saham dan mengalihkannya ke bentuk investasi obligasi dan surat berharga negara (SBN) seiring gejolak di pasar modal akibat kondisi perekonomian global.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Benny Waworuntu mengatakan sepanjang semester I tahun ini terjadi pengalihan instrumen investasi yang cukup menonjol.

Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan investasi industri asuransi jiwa nasional pada portofolio saham berkurang Rp25,24 triliun.

"Atau 32,3% dari Rp78,11 triliun per akhir Juni/2011 menjadi Rp52,87 triliun per akhir Juni/2012," ujarnya Minggu (30/9/2012).

Dia melanjutkan penempatan dana pada instrumen saham berkurang signifikan.

Pasalnya, meski masih menjanjikan tingkat keuntungan (return) tinggi, investasi dalam bentuk saham dinilai mengandung risiko cukup besar.

Sementara itu, lonjakan penempatan dana terlihat pada jenis instrumen investasi yang cenderung dianggap aman.

Dia mencontohkan investasi yang ditempatkan pada surat berharga yang diterbitkan atau dijamin oleh pemerintah melonjak lebih dari 20 kali lipat yaitu dari Rp1,06 triliun pada semester I/2011 menjadi Rp24,13 triliun pada semester 1/2012.

Investasi yang ditempatkan pada surat berharga yang diterbitkan atau dijamin oleh Bank Indonesia meningkat 73,4% dari Rp2,06 triliun menjadi Rp3,58 triliun.

Investasi yang ditempatkan pada deposito berjangka dan sertifikat deposito naik 57,1% dari Rp20,91 triliun menjadi Rp32,86 triliun.

Selain itu, investasi pada obligasi dan medium term notes melonjak 293,3% dari Rp6,13 triliun menjadi Rp24,11 triliun.

"Terlihat bahwa masyarakat memilih instrumen investasi yang tidak hanya memberikan return tetapi aman," katanya.  (ra)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.18 0 komentar  

“”

Sabtu, 29 September 2012

“”


Posted:

[unable to retrieve full-text content]

Diposkan oleh iwan di 01.08 0 komentar  

“Bumi Resources nilai Investigasi Upaya Rusak Nilai Bisnis - Portal CBN”

Jumat, 28 September 2012

“Bumi Resources nilai Investigasi Upaya Rusak Nilai Bisnis - Portal CBN”


Bumi Resources nilai Investigasi Upaya Rusak Nilai Bisnis - Portal CBN

Posted: 28 Sep 2012 12:19 AM PDT

Bumi Resources nilai Investigasi Upaya Rusak Nilai Bisnis
Economy Fri, 28 Sep 2012 14:39:00 WIB

PT Bumi Resources Tbk mengatakan investigasi yang dilakukan Bumi Plc, induk usahanya yang berbasis di London, merupakan upaya untuk menjatuhkan reputasi salah satu perusahaan dengan cadangan terbesar di Indonesia itu.

Direktur Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan isu tersebut tidak menguntungkan bagi pihaknya dan sebenarnya merupakan masalah internal sejumlah pemegang saham yang memilih untuk menguaknya ke publik melalui media.

" Ini terlihat seperti sebuah upaya untuk merusak nilai bisnis kami dengan merangkai isu internal dan membocorkannya ke publik untuk motif yang meragukan," ujarnya dalam sebuah e-mail.

Seperti yang diberitakan sebelumnya (24/9), Bumi Plc, pemegang 29% kepemilikan Bumi Resources, mengatakan mulai menyelidiki dugaan penyimpangan laporan keuangan dan telah menyewa pengacara untuk memeriksa penghapusan dana pengembangan dan eksplorasi aset senilai US$637 juta.

Manajemen Bumi Resources dalam sebuah rilis (26/9) mengatakan tidak mengetahui adanya investigasi yang dilakukan oleh induk usahanya.

Pernyataan tentang investigasi itu memicu penurunan rating oleh 2 lembaga pemeringkat internasional. S&P memangkas rating jangka panjang Bumi Resources satu level menjadi B+ dari BB- pada Rabu (26/9). Sehari sebelumnya, Moody's mengubah prospek rating perusahaan menjadi negatif dari stabil.

Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan audit tersebut wajar dilakukan oleh induk usaha. Sementara itu, pihak Bursa Efek Indonesia meminta Bumi Resources dan PT Berau Coal Energy Tbk, yang juga 85% dimiliki Bumi Plc, untuk memberi penjelasan kepada masyarakat terkait dengan adanya dugaan penyimpangan dana seperti yang dituduhkan oleh induk usaha mereka.

Selama perdagangan di Bursa Efek Indonesia sesi pagi Jumat (28/9), harga saham BUMI tidak bergerak di level Rp730. Sementara itu, harga saham Bumi Plc di London turun 5,7% menjadi 147,1 pence pada penutupan Kamis (27/9).(api)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.36 0 komentar  

“Tawaran hangat bisnis restoran dan kedai kopi - Kontan”

Kamis, 27 September 2012

“Tawaran hangat bisnis restoran dan kedai kopi - Kontan”


Tawaran hangat bisnis restoran dan kedai kopi - Kontan

Posted: 26 Sep 2012 09:18 PM PDT

TAWARAN KEMITRAAN KULINER: KEDAI

Bisnis kuliner memang tidak ada matinya. Salah satunya adalah restoran dan kedai kopi. Nah, di Bandung, Jawa Barat, ada seorang pemain yang langsung menggabungkan bisnis restoran dan kedai kopi ini dalam satu bendera usaha.

Dia adalah Ahmad Ramdeni yang mengelola bisnis kuliner di bawah bendera usaha bernama Zodiac Resto. Memulai bisnis sejak 2010, pada Agustus 2012, ia resmi menawarkan kemitraan dengan konsep resto atau mini kafe.

Ada tiga paket investasi yang ditawarkann. Yakni, paket zodiac coffe senilai 85 juta, zodiac food 95 juta, serta paket food market atau gabungan kedua paket senilai Rp 155 juta.

Paket pertama merupakan coffe shop atau kedai kopi. Paket ini menyediakan aneka minuman kopi, seperti kopi latte, cappucino, caramel coffee,  caramel macchiato, dan kopi americano. Sementara camilannya ada pancake, pizza, dan kentang goreng.

"Harga kopi dan camilan ini di atas Rp 10.000," kata pria yang akrab disapa Deni ini.

Sementara, paket zodiac food fokus di makanan berat tanpa menyediakan kopi. Menu yang ditawarkan antara lain, iga bakar tanpa tulang, ayam bakar taliwang, ikan bakar, hingga nasi goreng.

Minumannnya terdiri dari aneka soft drink tanpa kopi. Harga makanan dibanderol mulai Rp 10.000 - Rp 50.000 per porsi. Sementara harga minuman di atas Rp 10.000.  

Baik paket zodiac coffe maupun zodiac food membutuhkan tempat minimal 7 meter persegi. Tempat itu bisa menampung 30 kursi.

Adapun, estimasi omzet kedua paket ini sekitar Rp 1,5 juta per hari. Dengan laba 30%, mitra bisa balik modal dalam 11 bulan.

Terakhir, paket food market yang merupakan gabungan keduanya senilai Rp 155 juta. Dalam paket ini, mitra bisa membuka kedai kopi dan restoran dalam satu tempat.

Estimasi omzet untuk paket food market ini minimal Rp 2 juta per hari. Dengan laba 30%, mitra balik modal dalam waktu 17 bulan.

Setiap paket menyediakan peralatan lengkap, pelatihan karyawan, meja kursi, mesin kasir, dan bahan baku awal. "Kami akan melatih karyawan menjadi barista (peracik kopi) dan koki restoran," kata Deni.  

Dalam kerjasama ini, mitra wajib membeli bahan baku kopi dari pusat. Selain itu, mitra juga dikenakan royalty fee 1,5% dari omzet. "Setiap tiga bulan sekali kami pasti datang ke tempat untuk melaukan evaluasi," jelas Deni. Ia mengaku, sekarang sudah banyak yang mengajukan permohonan menjadi mitra.

Evi Diah Puspitawati, konsultan waralaba dari International Franchise Business Management menilai, bisnis makanan dan minuman masih memiliki potensi pasar yang menjanjikan. Namun, gabungan antara restoran dan kafe bukanlah sesuatu yang baru. "Ini sudah menjadi hal yang biasa," katanya.

Acapkali, kata dia, gabungan kedua bisnis kuliner ini hasilnya tidak maksimal. Pasalnya, pemain di bisnis ini tidak memiliki spesifikasi menu makanan atau minuman yang dapat membuat brand usahanya berkibar. Apalagi, jika waktu memulai usaha ini masih relatif singkat di bawah lima tahun.           

Zodiac Resto    
Jl. Raya Ciberem No. 39 B, Bandung, Jawa Barat        
HP: 085320612234

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.50 0 komentar  

“Bisnis Online Syariah | Belajar Bisnis Online| Peluang Usaha”

Rabu, 26 September 2012

“Bisnis Online Syariah | Belajar Bisnis Online| Peluang Usaha”


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Bisnis Online Syariah | Belajar Bisnis Online| Peluang Usaha

Posted: 25 Sep 2012 09:04 PM PDT

 

Dibimbing Langkah Demi langkah... :

Bayangkan Kepuasan Batin yang bisa Anda rasakan Jika memperoleh Penghasilan sebesar $38,124.62(350 Juta rupiah) dalam tempo 90 hari dengan Cara yang Cepat, Tepat, dan Terhormat Hanya dengan Kemampuan mengetik dan MODAL Seadanya

"Strategi Paling Ampuh, Efektif, dan Efisien Bagi Siapa pun yang Sedang Mencari Bisnis Online yang Halal, Riil dan Legal, GARANSI 100% UANG KEMBALI

 

Bingung dengan tawaran-tawaran bisnis Online yang ada di Internet??

Jika Anda memang betul-betul memiliki keinginan yang tinggi untuk berbisnis online via internet maka disinilah tempat belajar bisnis online yang sesungguhnya, Saya akan mengajak Anda untuk menjadi pebisnis online yang lebih santun & terhormat. Anda akan belajar bagaimana menghasilkan puluhan juta rupiah dalam waktu 6 bulan kedepan. Apa yang Saya tawarkan bukanlah mimpi karena Saya tidak menawarkan bisnis online Instan kepada Anda, Saya juga tidak menawarkan sistem bisnis tertentu seperti bisnis bersistem matriks, MLM dari perusahaan X atau Y atau sistem arisan. Yang Saya tawarkan adalah "Teknik" untuk menjadi Pebisnis Online yang sebenar-benarnya, dengan cara "belajar" dan melalui proses yang bertahap dalam waktu yang relatif singkat, perlu digarisbawahi bahwa Sistem pembelajaran dan Teknik yang akan Saya ajarkan akan sangat cocok untuk target market (pasar) di Indonesia maupun mancanegara.

Klik pada gambar untuk memperbesar tampilan

 

bisnis internet images

 

Melalui website ini, Saya akan membimbing Anda untuk belajar dan mempraktekkan Ilmu bisnis Online syariah yang sebenarnya, yang "tidak diberikan dan diajarkan oleh orang lain" , Tidak perlu lagi mencari-cari cara belajar bisnis online yang berbahaya diluar sana, semuanya Insya ALLAH dikupas dengan TUNTAS, Website ini akan sangat cocok Bagi Anda yang BENAR-BENAR SERIUS untuk menggeluti bisnis online syariah, Tidak perduli apakah Anda masih awam dan betul-betul tidak mengenal apa itu bisnis Online di Internet, Saya akan menuntun Anda layaknya seorang BALITA yang baru belajar berjalan

 

Teknik dan Cara penyampaian materi yang Saya ajarkan akan jauh berbeda dengan yang sudah Anda ketahui. Pada halaman berikutnya Anda akan Terkejut mendapati banyaknya perbedaan mendasar yang akan menyadarkan diri Anda bahwa perbedaan tersebut akan sangat berpengaruh pada kehidupan Bisnis Online Anda selanjutnya... bahkan Anda akan mendapatkan pelajaran berharga HANYA dengan membaca secara seksama apa-apa yang akan Saya sampaikan sesaat lagi.

bisnis online tanpa modal images

 

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, silahkan masukkan data Anda pada kotak isian dibawah ini, Saya juga akan memberikan bonus langsung berupa Modul Pertama belajar Bisnis Online syariah via internet, untuk itu pastikan alamat email Anda valid karena bonus akan dikirimkan ke alamat email Anda.

 

online Bisnis indonesia spam image

Privacy Anda Saya jamin kerahasiaannya, Informasi pribadi Anda tidak diberikan kepada pihak ketiga, Anda diberikan hak dan kebebasan untuk menghapus informasi pribadi di database Saya, perbuatan SPAM sangat Saya benci sama halnya seperti Anda

 

Bagi yang sudah pernah mengisi data di atas, Silahkan isikan kembali Alamat E-mail Anda pada Form Input dibawah ini :

 

 

 

bisnis syariah imagesWARNING!

Earning Disclaimer

Meraih penghasilan puluhan juta per bulan bukanlah skema cepat kaya dengan tanpa usaha sama sekali. Semua bisa menjadi realita HANYA karena Ilmu dan Teknik yang Anda kuasai. Tanpa usaha dan praktek maka harapan Anda hanya akan menjadi sekedar mimpi.

Potensi besarnya penghasilan yang akan Anda peroleh tergantung dari jerih payah Anda. Ilmu, teknik dan strategi yang diajarkan adalah apa yang juga Saya praktekan saat ini, tidak ada yang Saya sembunyikan dari Anda.

Jika Anda melakukan semua materi yang Saya ajarkan dengan benar, penuh disiplin, konsisten dan terfokus maka penghasilan yang Anda harapkan akan terwujud dengan NYATA. Harap diperhatikan karena ini bukan bisnis online kebanyakan yang menawarkan jual ebook yang penuh dengan teori belaka, money game, skema piramida atau sejenisnya. Apa yang Saya tawarkan benar-benar merupakan Peluang Bisnis Online syariah yang Real buat Anda.

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Copyright © Bisnis Online Syariah
Warning: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Jakarta' for 'WIT/7.0/no DST' instead in /home/secret8/public_html/hidden/copyright.php on line 2
- 2012 - All Rights Reserved

Sponsor / Reseller: Abdullah Valley - Bandar Lampung

Diposkan oleh iwan di 01.32 0 komentar  

“Gudang Garam Bentuk Anak Usaha Rp 150 Miliar”

Selasa, 25 September 2012

“Gudang Garam Bentuk Anak Usaha Rp 150 Miliar”


Gudang Garam Bentuk Anak Usaha Rp 150 Miliar

Posted: 24 Sep 2012 11:34 PM PDT

TEMPO.CO , Jakarta: Produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk, mendirikan anak usaha di bidang bisnis pengolahan tembakau. Perusahaan menanamkan modal sebesar Rp 149,99 miliar untuk anak usahanya yang bernama PT Surya Inti Tembakau itu.

"Modal setara dengan 149.999 lembar saham dengan harga nominal Rp 1 juta per saham," ujar Sekretaris Perusahaan Gudang Garam, Heru Budiman, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin 24 September 2012.

Jumlah saham itu merupakan 99,99 persen dari total modal yang disetor dan ditempatkan di Surya Inti Tembakau sebanyak Rp 150 miliar. Heru mengatakan pembentukan anak usaha itu dapat menunjang bisnis inti emiten dengan kode GGRM itu.

"Pendirian anak usaha ini dipastikan tidak berbenturan dengan kepentingan Gudang Garam," ujar dia.

Gudang Garam sebelumnya telah memiliki dua anak usaha, yakni PT Surya Pamenang yang memproduksi kertas karton untuk kemasan dan PT Surya Madistrindo sebagai distributor tunggal produk Gudang Garam.

Penjualan Gudang Garam selama enam bulan pertama tahun ini telah mencapai Rp 23,46 triliun atau tumbuh 18,19 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu mencapai Rp 19,85 triliun.

Meski pendapatan naik, laba komprehensif berjalan perusahaan malah turun 8,58 persen menjadi Rp 2,13 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 2,33 triliun.

Itu disebabkan beban penjualan naik menjadi Rp 19,01 triliun atau tumbuh 26,14 persen dari semester I 2012 sebesar Rp 15,07 triliun.

SUTJI DECILYA

Berita lain:

Eep Bicara Jokowi dalam Diskusi Pasar Modal

Jembatan Selat Sunda Tiru Jembatan Akashi-Kaikyo

Anjloknya Bumi Plc Pengaruhi Saham Bakrie Lain 

Saham BUMI Plc Jatuh 21,7 Persen di London

Studi Kelayakan Kereta Bandara Sudah Selesai  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.11 0 komentar  

“Afgan Syahreza Tertarik Bisnis Online”

Senin, 24 September 2012

“Afgan Syahreza Tertarik Bisnis Online”


Afgan Syahreza Tertarik Bisnis Online

Posted: 24 Sep 2012 12:14 AM PDT

Jakarta-C&R/OMG-Diam-diam Afgan tertarik terjun ke bisnis online yang sedang menjamur akhir-akhir ini. "Insya Allah saya ada bisnis line buat para Afganisme dan remaja-remaja dengan harga bersahabat. Kelak, saya mau bikin juga yang lebih high class. Progressnya kalau lancar tahun depan launcing. Jadi selain nyanyi, ada bisnis juga," tutur Afgan di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (24/9/2012).

Untuk usaha online-nya itu, Afgan hanya sebagai pemodal. Ia cukup mengamati perkembangan bisnisnya dari kejauhan. Maklum, ia masih kuliah. "Sekarang gampang kan, bisa lewat email, meeting pake skype, jadi semuanya bisa terkontrol. Bisnis, kuliah, nyanyi, lancar-lancar aja sampai sekarang," paparnya. (Deva).

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.04 0 komentar  

“Prospek Bisnis Hotel di Kudus Masih Menjanjikan”

Minggu, 23 September 2012

“Prospek Bisnis Hotel di Kudus Masih Menjanjikan”


Prospek Bisnis Hotel di Kudus Masih Menjanjikan

Posted: 22 Sep 2012 11:37 PM PDT

KUDUS, suaramerdeka.com - Prospek pembangunan hotel di Kabupaten Kudus hingga kini masih menjanjikan seiring dengan makin pesatnya pertumbuhan ekonomi di kota keretek tersebut.

Maka dari itu tak heran sejumlah pengusaha memanfaatkan peluang ini untuk berlomba - lomba membangun hotel dengan menjanjikan berbagai kenyamanan fasilitas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Hadi Sucipto kemarin menjelaskan, munculnya pembangunan hotel - hotel baru di seluruh kawasan Kabupaten Kudus merupakan salah satu komponen pendukung pariwisata di Kudus. "Bisa dipastikan jumlahnya bisa terus meningkat setiap tahun," katanya.

Ini terjadi karena wilayah Kudus terus berkembang ditambah pula dengan potensi sumber daya alam berupa desa wisata mulai menggeliat ditambah lagi.

"Disisi lain usaha di sektor perhotelan juga dapat membuka lapangan pekerjaan dan memberi kontribusi bagi pemasukan bagi daerah," ujarnya.

Disinggung soal jumlah hotel yang ada di Kudus, pihaknya menjelaskan untuk yang sudah terdaftar di Disbudpar Kudus seluruhnya berjumlah 25 hotel, dengan perincian untuk hotel berbintang tiga berjumlah satu, dan untuk berbintang satu ada dua.

"Sisanya adalah hotel kelas melati yang biasanya berdiri di kompleks obyek wisata seperti di Desa Colo," terangnya.

Meski banyak berdiri hotel setiap tahunnya namun pihaknya mengaku tetap melakukan pemantauan. Utamanya dengan persoalan peruntukkannya.

"Sebab imej yang tertanam di benak masyarakat, hotel seringkali digunakan untuk kegiatan yang negatif seperti prostitusi. Namun kami harap tidak demikian dengan adanya pemantauan secara berkala," jelasnya.

Terkait dengan prosentase penambahan pemasukan pendapatan daerah terkait dengan keberadaan sejumlah hotel tersebut, ia tidak berkomentar banyak. Hanya mengatakan, sebenarnya hal tersebut sudah otomatis.

"Tidak hanya sekedar tempat untuk menginap, namun hotel juga bisa dijadikan obyek wisata yang nyaman," jelasnya.

( Ruli Aditio / CN34 / JBSM )

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 02.25 0 komentar  

“Bukit Uluwatu rambah bisnis F&B - Kontan”

Sabtu, 22 September 2012

“Bukit Uluwatu rambah bisnis F&B - Kontan”


Bukit Uluwatu rambah bisnis F&B - Kontan

Posted: 21 Sep 2012 07:21 PM PDT

RENCANA EKSPANSI

JAKARTA. Pengembang beberapa Hotel Alila, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk siap merambah bisnis food and beverage (F&B). Perusahaan melalui anak usahanya, yaitu PT Boga Utama Internasional, BUVA berniat mengembangkan merek F&B sendiri.

Boga Utama Internasional sendiri merupakan perusahaan patungan antara Bukit Uluwatu dan PT Asia Leisure Network. Asia Leisure merupakan pemegang 33,23% saham Bukit Uluwatu. Adapun, BUVA mengempit 49% saham Boga, sisanya milik Asia Leisure Network. Jumlah modal untuk mendirikan perusahaan itu kurang dari Rp 10 miliar.

Chief Financial Officer (CFO) BUVA Hendry Utomo menuturkan, rencana ekspansi ke bisnis F&B dipilih lantaran masih sejalan dengan bisnis utama perusahaan, yaitu perhotelan. Sayang, ia belum mau cerita banyak soal merek F&B yang akan diusungnya.

Dia hanya menyebut, pada penghujung tahun ini, Bukit Uluwatu berencana membuka gerai F&B perdananya di Jakarta. "Selain di Jakarta, selanjutnya, kami akan mendirikan gerai di Bali," ujar Hendry dalam Public Expose BUVA di Jakarta, Jumat (21/9).

Namun, dia masih merahasikan target pembukaan gerai tahun depan. Untuk membuka setiap gerai, diperkirakan menelan biaya Rp 10-20 miliar.
Meskipun baru dirintis, Bukit Uluwatu terlihat menaruh harapan besar pada bisnis F&B. Hendry memperkirakan kontribusinya bisa mencapai 15% terhadap pendapatan perusahaan pada tahun depan.

Membangun Alila

Sejauh ini, Bukit Uluwatu masih mengandalkan pendapatan berulang (recurring income) sebagai sumber pemasukan terbesar. Pendapatan berulang dari hotel-hotel yang dikelolanya menyumbang 65% terhadap total pendapatan perseroan, dan sisanya dari penjualan villa.

Saat ini, Bukit Uluwatu sudah memiliki portofolio hotel Alila Ubud dan Alila Villas Uluwatu. Selain itu, perseroan pun sedang mengerjakan pembangunan hotel Alila Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta, dan Alila Bintan di Kepulauan Riau. Pembangunan keduanya sudah dimulai tahun lalu.

Alila SCBD, yang merupakan proyek pertama BUVA di perkotaan, berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi (m2). Hotel tersebut memiliki 240 kamar plus fasilitas delapan ruang pertemuan. Tarif menginapnya berkisar US$ 250-US$ 300 semalam.

Sedangkan, Alila Bintan membentang di lahan seluas 14 hektare. Hotel tersebut hanya memiliki 40 kamar bertarif US$ 650-US$ 700 semalam. Tapi, Alila Bintan juga menawarkan 27 unit villa seharga US$ 1,75-US$ 2,5 per lot.

Nah, Alila Bintan ditargetkan beroperasi tahun depan, menyusul Alila SCBD di awal 2014 mendatang. Pembangunan keduanya menelan investasi sebesar Rp 580 miliar. "Kami telah mendapat komitmen dari BCA senilai Rp 150 miliar untuk Alila SCBD, dan Rp 200 miliar untuk Alila Bintan. Sisanya dari kas internal," papar Hendry.

Tahun ini BUVA berharap pemasukan dari hotel tumbuh 10%-11% dibanding tahun lalu. Namun, Hendry tidak bisa memproyeksikan target pendapatan tahun ini, lantaran sangat tergantung pada penjualan properti.

Adapun, hingga paro pertama tahun ini, perseroan telah menorehkan pendapatan Rp 88,14 miliar, naik 10,8% dari periode yang sama tahun lalu. Sementara, laba bersihnya hanya naik tipis sekitar 3% dibanding realisasi periode yang sama tahun sebelumnya.

Tahun ini, BUVA menganggarkan belanja modal atau capital expenditure untuk ekspansi mencapai Rp 300 miliar. Jumlah yang sudah terpakai sebesar Rp 220 miliar untuk akuisisi lahan PT Bukit Nusa Harapan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.38 0 komentar  

“Dahlan Ubah Hutama Karya, Ini Tanggapan Menteri PU”

Jumat, 21 September 2012

“Dahlan Ubah Hutama Karya, Ini Tanggapan Menteri PU”


Dahlan Ubah Hutama Karya, Ini Tanggapan Menteri PU

Posted: 21 Sep 2012 12:45 AM PDT

VIVAnews – Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, memahami rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, mengubah lini bisnis Hutama Karya menjadi perusahaan jalan tol.

Namun, dia mengingatkan bahwa Hutama Karya tak bisa selama terus merugi karena menggarap proyek tak menguntungkan.

Menurut Djoko, usulan Dahlan mengubah lini bisnis Hutama Karya memang memiliki tujuan baik yaitu BUMN jalan tol tak hanya digarap satu perusahaan. "Mungkin beliau menginginkan ada kompetisi," kata dia di Jakarta, Jumat, 21 September 2012.

Djoko yakin, Hutama Karya memiliki kemampuan menjadi perusahaan jalan tol kendati ada anggapan bahwa perusahaan tersebut masih awam dalam bisnis itu. "Kalau pak Dahlan sebagai pembimbingnya saja percaya, masa saya tidak," ujar dia.

Kendati belum mengetahui perkembangan terakhir proses perubahan lini bisnis Hutama Karya tersebut, Djoko mengingatkan bahwa BUMN konstruksi itu tak bisa selamanya menggarap proyek jalan tol yang tak memiliki nilai ekonomis.

Meski berstatus sebagai perusahaan milik pemerintah, lanjutnya, Hutama Karya tak bisa dibiarkan terus merugi. 

Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum mengusulkan agar Hutama Karya bisa juga memperoleh dana subsidi dari pemerintah. Walaupun dana suntikan dari negara tersebut tak bisa selamanya diberikan pada perusahaan.

Selain itu, Djoko juga mengusulkan agar Hutama Karya diberikan kesempatan untuk mengikuti tender proyek jalan tol yang dianggap layak secara finansial. "Kalau memang tendernya menang dan mengikuti aturan yang ada, kenapa tidak," jelas Djoko.

Seperti diketahui, Dahlan telah melemparkan wacana untuk mengubah lini bisnis Hutama Karya dari bidang konstruksi menjadi perusahaan jalan tol. Usulan itu disampaikan dengan pertimbangan pemerintah tak bisa memaksakan pembangunan jalan tol yak tak bernilai ekonomis kepada PT Jasa Marga Tbk.

PT Jasa Marga selama ini menjadi satu-satunya perusahaan pemerintah yang bergerak di bidang jalan tol. Dengan statusnya sebagai perusahaan publik, selain pemerintah, pemegang saham Jasa Marga juga berasal dari kalangan publik.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.21 0 komentar  

“Bisnis Pos yang Cocok Menjadi Usaha Sampingan - KOMPAS.com”

Kamis, 20 September 2012

“Bisnis Pos yang Cocok Menjadi Usaha Sampingan - KOMPAS.com”


Bisnis Pos yang Cocok Menjadi Usaha Sampingan - KOMPAS.com

Posted: 20 Sep 2012 02:02 AM PDT

KOMPAS.com - Mungkin Anda memiliki lokasi usaha strategis yang menganggur atau sudah memiliki usaha di lokasi strategis? Mungkin keagenan jasa pengiriman barang bisa menjadi usaha pendamping Anda. Usaha ini tidak butuh keahlian dan investasi tidak besar.

Kue bisnis jasa pengiriman barang ataupun dokumen masih manis untuk dicicipi. Pemain swasta di bisnis jasa satu ini terus bertambah. Bahkan untuk menghadapi persaingan serta peningkatan pendapatan, para pengusaha jasa ini membuka aneka tawaran kerjasama bagi masyarakat umum yang berminat.

Yang terbaru adalah PT Pos Indonesia yang sejak dua tahun lalu menawarkan kemitraan bertajuk Agenpos. Hingga saat ini, Pos Indonesia sudah memiliki 54 Agenpos. Humas dan Protokoler PT Pos Indonesia (Posindo) divisi regional IV, Atjep Juanda bilang, selain ingin berbagi kue bisnis dengan masyarakat luas, Agenpos merupakan strategi Posindo memperluas jaringan dan pelayanan tanpa membangun kantor cabang. Sebagai gambaran, pada tahun 2011, nilai kiriman surat dan paket perusahaan pelat merah ini menyumbang 54 persen dari total pendapatan sebesar Rp 3 triliun.

Bukan hanya Pos Indonesia yang menawarkan kerjasama, perusahaan jasa pengiriman swasta jauh sebelumnya juga banyak yang menawarkan kerjasama antara lain PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dan RPX Group. Hal itu menunjukkan kue bisnis pengiriman yang masih besar dengan pasar yang terus meningkat. "Saat ini, kemitraan Authorized Ship Center atau ASC sudah ada 129 mitra," kata Maria Natalia, Senior Manager Marketing RPX Group.

Sasaran usaha ini tidak hanya orang perorangan, tetapi juga instansi pemerintah, industri percetakan, perusahaan swasta, bahkan booming toko online di Indonesia juga bahan bakar menghidupi bisnis ini. Hal inilah mendorong JNE untuk mematok target omzet sebesar Rp 1 triliun dari sebesar Rp 750 miliar pada tahun lalu.

Sharing fee 15 persen-27 persen

Dalam menjalankan usaha ini, sharing fee atau incensive fee yang didapat oleh mitra beragam. Hal itu sangat tergantung pada jenis layanan yang dilakukan oleh mitra. Contohnya untuk layanan pengiriman dokumen kilat khusus, Posindo memberikan fee 15 persen-20 persen. Begitu pula dengan layanan paket.

Bagi Agenpos pemula dan hanya fokus pada pelayanan pengiriman, Posindo memperkirakan omzet bulanan yang didapat sekitar Rp 2,4 juta hingga Rp 21,6 juta.

Namun, bila sudah berjalan, tidak tertutup kemungkinan pendapatan agen bisa sebesar Agenpos Sinar Terang yang dikelola Syawalis Thalib dan Ramadanti di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Syawalis bilang, pihaknya sekarang mampu mencatat transaksi pengiriman dokumen sebanyak 7.000 sampai 9.000 transaksi per bulan senilai Rp 80 juta. Sedangkan omzet keseluruhan jasa layanan pengiriman mencapai Rp 165 juta per bulan.

Bagian yang diperoleh Syawalis mencapai 20 persen dari total transaksi. Syawalis lebih banyak melakukan pengiriman dokumen dan paket seperti mengantar surat undangan, majalah, hingga pakaian.

Agenpos bisa menambah pendapatan dengan membuka pelayanan kantor pos seperti penjualan benda pos, pembayaran billing serta pengiriman dan pembayaran weselpos instan. Ramadanti bilang, setiap bulan, dia bisa menjual 27.000 keping - 30.000 keping materai dengan keuntungan Rp 50 per keping. Sementara pendapatan dari pembayaran billing telepon, listrik, cicilan kredit yang mencapai 150 transaksi per bulan. Bagian yang didapat dari layanan ini Rp 1.000 per transaksi.

Lain lagi dengan RPX. Maria menjelaskan, incentive fee yang diperoleh mitra juga beragam, tapi kurang lebih sekitar 20 persen. Pendapatan kotor yang diperoleh setiap ASC rata-rata mencapai Rp 20 juta per bulan. "Pendapatan tentu berbeda-beda, tergantung lokasi masing-masing ASC," katanya. ASC merupakan layanan pengiriman RPX yang hanya berfungsi sebagai drop off counter.

Sementara itu, komisi yang ditawarkan JNE untuk keagenan cash counter berkisar antara 22 persen-27 persen, asalkan penjualan mencapai lebih dari
Rp 5 juta per bulan.

Terbuka bagi siapa saja

Tawaran bisnis ini terbuka bagi semua kalangan tanpa membutuhkan keahlian khusus. "Siapa saja asalkan memenuhi persyaratan yang kami tawarkan," kata Maria. Calon mitra nantinya akan mendapat pelatihan tentang teknis pelayanan bisnis ini dan akan menggenggam sertifikat.

Persyaratan umum lainnya adalah, Anda harus melampirkan surat keterangan domisili usaha, surat izin usaha perdagangan (SIUP), NPWP, akta pendirian, tanda daftar perusahaan, denah calon lokasi, identitas diri pimpinan, keterangan status lokasi denah, dan izin lingkungan saat mengajukan permohonan secara tertulis.

Bila persyaratan sudah dipenuhi, selanjutnya perusahaan pengiriman akan melakukan survei lokasi untuk meneliti kelayakan permohonan calon mitra. Jika hasil survei dinyatakan layak, tahap berikutnya adalah penandatanganan kerjasama. "Di JNE, ada masa percobaan kerjasama selama tiga bulan. Selama itu, omzet mitra minimal Rp 5 juta. Kalau tidak memenuhi, kami akan meninjau kembali kerjasama tersebut," kata Direktur Marketing JNE, Mohamad Feriadi atau akrab disapa Feri ini.

Terkait dengan lokasi usaha, biasanya perusahaan pengiriman mensyaratkan lokasi strategis. Misalnya area perkantoran dan berada di pinggir jalan utama atau tidak di jalan utama tetapi trafiknya ramai. "Kami biasanya akan memberikan konsultasi pada calon mitra mengenai titik-titik lokasi mana saja yang layak dijadikan tempat usaha," kata Maria.

Usaha ini cocok untuk mendampingi usaha Anda yang sedang berjalan. Misalnya bila Anda sudah memiliki usaha di bidang agen perjalanan dan masih memiliki area kosong, tidak ada salahnya membuka layanan jasa pengiriman barang semacam ini. "Ini tentu akan menghemat biaya operasional Anda setiap bulan," jelas Maria.

Nah, apabila Anda bukan orang yang sibuk atau tidak memiliki pekerjaan lain, Anda bisa terjun sendiri ke bisnis ini sehingga tidak perlu merekrut karyawan terlalu banyak.

Anda ingin menjajal usaha ini? Yuk kita lihat penawaran masing-masing perusahaan.

• Agenpos

Ada tiga jenis paket Agenpos yang ditawarkan PT Pos, yaitu Agenpos Standar dengan modal minimum Rp 11,5 juta, Agenpos Optima dengan modal minimal Rp 30 juta, dan Agenpos Premier dengan modal Rp 100 juta. Modal itu harus ditunjukkan pada pihak PT Pos sebagai bukti kemampuan modal. Uang itu akan digunakan untuk membeli inventaris atau perlengkapan gerai-gerai Agenpos.

Selain menunjukkan kemampuan modal, mitra harus membeli media identitas gerai ke PT Pos. Agenpos Standard harus membeli stiker senilai Rp 20.000, Agenpos Optima harus membeli sign board senilai Rp 1,25 juta, dan Agenpos Premier harus membeli neon sign senilai Rp 8 juta.

Dari sisi pendapatan, hasil menjadi mitra Agenpos cukup lumayan. Contohnya adalah Agenpos Optima. Di paket ini, setiap bulan rata-rata mitra akan mendapatkan sharing fee sebesar Rp 7,2 juta dengan asumsi omzet Rp 36 juta. Adapun pengeluaran rutin bulanan yang kudu ditanggung antara lain untuk membayar gaji karyawan, listrik, telepon, internet, dan menyewa tempat.

• ASC RPX

Untuk menjadi mitra ASC RPX, modal yang harus Anda siapkan sekitar Rp 30 juta. Rinciannya, Rp 5 juta sebagai deposit atau jaminan ke pihak RPX yang berlaku selama tiga tahun. "Bila di tengah jalan mitra mengundurkan diri, deposit ini akan dikembalikan," kata Maria. Sisanya sebesar Rp 25 juta disebut sebagai joining fee.

Maria bilang joining fee ini sepenuhnya akan kembali ke mitra. Sebab uang tersebut digunakan untuk biaya membeli perlengkapan seperti backdrop, counter desk, banner, sign board, seragam, timbangan, lisensi, dan marketing fee. Oh, iya, Anda juga perlu menyiapkan satu perangkat komputer, telepon, dan mesin faks.

Sementara itu, lokasi usaha yang harus Anda miliki minimal 3 meter (m) x 3 m. "Memang kecil. Sebab, para ASC ini hanya sebagai tempat layanan. Sedangkan operasionalnya langsung di kami," kata Maria.

Setiap bulan, biaya operasional yang Anda keluarkan tidak besar yakni hanya untuk membayar listrik, telepon, internet, gaji satu karyawan. "Kalau sudah ada tempat usaha, Anda tidak perlu keluarkan uang sewa," jelas Maria. Bila dalam sebulan Anda bisa mendapatkan omzet Rp 20 juta dengan incentive fee 20 persen, pendapatan kotor yang Anda peroleh Rp 4 juta.

• Cash Counter JNE

Untuk menjadi mitra JNE, Anda harus mengeluarkan dana untuk biaya keagenan Rp 3 juta dan jaminan keagenan senilai Rp 5 juta. Adapun dana yang dikeluarkan untuk membeli peralatan kerja seperti komputer, printer, AC, dan meja kerja sebesar Rp 20 juta. "Pada awal berdiri pendapatan saya sekitar Rp 35 juta," kata cash counter JNE Ekawati Gozali yang membuka gerai di Perumahan Citra Garden Jakarta Barat ini. Dengan omzet sebesar itu, hak Ekawati sebesar 27 persen atau sekitar Rp 9,45 juta.

Menurut Ekawati, pengeluarannya per bulan hanya 20% dari hak yang diperolehnya. "Hanyauntuk gaji karyawan dan membayar tagihan rutin seperti listrik, telepon, internet dan air," katanya. (Surtan PH Siahaan, Fransiska Firlana/Kontan)

 

Sumber :

KONTAN

Editor :

Erlangga Djumena

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 02.13 0 komentar  

“Berita Bisnis | Bisnis pos yang cocok menjadi usaha sampingan ...

Rabu, 19 September 2012

“Berita <b>Bisnis</b> | <b>Bisnis</b> pos yang cocok menjadi <b>usaha</b> sampingan <b>...</b>”


Berita <b>Bisnis</b> | <b>Bisnis</b> pos yang cocok menjadi <b>usaha</b> sampingan <b>...</b>

Posted: 19 Sep 2012 01:00 AM PDT


bisnis PosMungkin Anda memiliki lokasi usaha strategis yang menganggur atau sudah memiliki usaha di lokasi strategis? Mungkin keagenan jasa pengiriman barang bisa menjadi usaha pendamping Anda. Usaha ini tidak butuh keahlian dan investasi tidak besar.

Kue bisnis jasa pengiriman barang ataupun dokumen masih manis untuk dicicipi. Pemain swasta di bisnis jasa satu ini terus bertambah. Bahkan untuk menghadapi persaingan serta peningkatan pendapatan, para pengusaha jasa ini membuka aneka tawaran kerjasama bagi masyarakat umum yang berminat.

Yang terbaru adalah PT Pos Indonesia yang sejak dua tahun lalu menawarkan kemitraan bertajuk Agenpos. Hingga saat ini, Pos Indonesia sudah memiliki 54 Agenpos. Humas dan Protokoler PT Pos Indonesia (Posindo) divisi regional IV, Atjep Juanda bilang, selain ingin berbagi kue bisnis dengan masyarakat luas, Agenpos merupakan strategi Posindo memperluas jaringan dan pelayanan tanpa membangun kantor cabang. Sebagai gambaran, pada tahun 2011, nilai kiriman surat dan paket perusahaan pelat merah ini menyumbang 54% dari total pendapatan sebesar Rp 3 triliun.

Bukan hanya Pos Indonesia yang menawarkan kerjasama, perusahaan jasa pengiriman swasta jauh sebelumnya juga banyak yang menawarkan kerjasama antara lain PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) dan RPX Group. Hal itu menunjukkan kue bisnis pengiriman yang masih besar dengan pasar yang terus meningkat. "Saat ini, kemitraan Authorized Ship Center atau ASC sudah ada 129 mitra," kata Maria Natalia, Senior Manager Marketing RPX Group.

Sasaran usaha ini tidak hanya orang perorangan, tetapi juga instansi pemerintah, industri percetakan, perusahaan swasta, bahkan booming toko online di Indonesia juga bahan bakar menghidupi bisnis ini. Hal inilah mendorong JNE untuk mematok target omzet sebesar Rp 1 triliun dari sebesar Rp 750 miliar pada tahun lalu.

Sharing fee 15%-27%

Dalam menjalankan usaha ini, sharing fee atau incensive fee yang didapat oleh mitra beragam. Hal itu sangat tergantung pada jenis layanan yang dilakukan oleh mitra. Contohnya untuk layanan pengiriman dokumen kilat khusus, Posindo memberikan fee 15%-20%. Begitu pula dengan layanan paket.

Bagi Agenpos pemula dan hanya fokus pada pelayanan pengiriman, Posindo memperkirakan omzet bulanan yang didapat sekitar Rp 2,4 juta hingga Rp 21,6 juta.

Namun, bila sudah berjalan, tidak tertutup kemungkinan pendapatan agen bisa sebesar Agenpos Sinar Terang yang dikelola Syawalis Thalib dan Ramadanti di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Syawalis bilang, pihaknya sekarang mampu mencatat transaksi pengiriman dokumen sebanyak 7.000 sampai 9.000 transaksi per bulan senilai Rp 80 juta. Sedangkan omzet keseluruhan jasa layanan pengiriman mencapai
Rp 165 juta per bulan.

Bagian yang diperoleh Syawalis mencapai 20% dari total transaksi. Syawalis lebih banyak melakukan pengiriman dokumen dan paket seperti mengantar surat undangan, majalah, hingga pakaian.

Agenpos bisa menambah pendapatan dengan membuka pelayanan kantor pos seperti penjualan benda pos, pembayaran billing serta pengiriman dan pembayaran weselpos instan. Ramadanti bilang, setiap bulan, dia bisa menjual 27.000 keping – 30.000 keping materai dengan keuntungan Rp 50 per keping. Sementara pendapatan dari pembayaran billing telepon, listrik, cicilan kredit yang mencapai 150 transaksi per bulan. Bagian yang didapat dari layanan ini Rp 1.000 per transaksi.

Lain lagi dengan RPX. Maria menjelaskan, incentive fee yang diperoleh mitra juga beragam, tapi kurang lebih sekitar 20%. Pendapatan kotor yang diperoleh setiap ASC rata-rata mencapai Rp 20 juta per bulan. "Pendapatan tentu berbeda-beda, tergantung lokasi masing-masing ASC," katanya. ASC merupakan layanan pengiriman RPX yang hanya berfungsi sebagai drop off counter. 

Sementara itu, komisi yang ditawarkan JNE untuk keagenan cash counter berkisar antara 22%-27%, asalkan penjualan mencapai lebih dari
Rp 5 juta per bulan.

Terbuka bagi siapa saja

Tawaran bisnis ini terbuka bagi semua kalangan tanpa membutuhkan keahlian khusus. "Siapa saja asalkan memenuhi persyaratan yang kami tawarkan," kata Maria. Calon mitra nantinya akan mendapat pelatihan tentang teknis pelayanan bisnis ini dan akan menggenggam sertifikat.

Persyaratan umum lainnya adalah, Anda harus melampirkan surat keterangan domisili usaha, surat izin usaha perdagangan (SIUP), NPWP, akta pendirian, tanda daftar perusahaan, denah calon lokasi, identitas diri pimpinan, keterangan status lokasi denah, dan izin lingkungan saat mengajukan permohonan secara tertulis.

Bila persyaratan sudah dipenuhi, selanjutnya perusahaan pengiriman akan melakukan survei lokasi untuk meneliti kelayakan permohonan calon mitra. Jika hasil survei dinyatakan layak, tahap berikutnya adalah penandatanganan kerjasama. "Di JNE, ada masa percobaan kerjasama selama tiga bulan. Selama itu, omzet mitra minimal Rp 5 juta. Kalau tidak memenuhi, kami akan meninjau kembali kerjasama tersebut," kata Direktur Marketing JNE, Mohamad Feriadi atau akrab disapa Feri ini.

Terkait dengan lokasi usaha, biasanya perusahaan pengiriman mensyaratkan lokasi strategis. Misalnya area perkantoran dan berada di pinggir jalan utama atau tidak di jalan utama tetapi trafiknya ramai. "Kami biasanya akan memberikan konsultasi pada calon mitra mengenai titik-titik lokasi mana saja yang layak dijadikan tempat usaha," kata Maria.

Usaha ini cocok untuk mendampingi usaha Anda yang sedang berjalan. Misalnya bila Anda sudah memiliki usaha di bidang agen perjalanan dan masih memiliki area kosong, tidak ada salahnya membuka layanan jasa pengiriman barang semacam ini. "Ini tentu akan menghemat biaya operasional Anda setiap bulan," jelas Maria.

Nah, apabila Anda bukan orang yang sibuk atau tidak memiliki pekerjaan lain, Anda bisa terjun sendiri ke bisnis ini sehingga tidak perlu merekrut karyawan terlalu banyak.

Anda ingin menjajal usaha ini? Yuk kita lihat penawaran masing-masing perusahaan.

• Agenpos

Ada tiga jenis paket Agenpos yang ditawarkan PT Pos, yaitu Agenpos Standar dengan modal minimum Rp 11,5 juta, Agenpos Optima dengan modal minimal Rp 30 juta, dan Agenpos Premier dengan modal Rp 100 juta. Modal itu harus ditunjukkan pada pihak PT Pos sebagai bukti kemampuan modal. Uang itu akan digunakan untuk membeli inventaris atau perlengkapan gerai-gerai Agenpos.

Selain menunjukkan kemampuan modal, mitra harus membeli media identitas gerai ke PT Pos. Agenpos Standard harus membeli stiker senilai Rp 20.000, Agenpos Optima harus membeli sign board senilai Rp 1,25 juta, dan Agenpos Premier harus membeli neon sign senilai Rp 8 juta.

Dari sisi pendapatan, hasil menjadi mitra Agenpos cukup lumayan. Contohnya adalah Agenpos Optima. Di paket ini, setiap bulan rata-rata mitra akan mendapatkan sharing fee sebesar Rp 7,2 juta dengan asumsi omzet Rp 36 juta. Adapun pengeluaran rutin bulanan yang kudu ditanggung antara lain untuk membayar gaji karyawan, listrik, telepon, internet, dan menyewa tempat.

• ASC RPX

Untuk menjadi mitra ASC RPX, modal yang harus Anda siapkan sekitar Rp 30 juta. Rinciannya, Rp 5 juta sebagai deposit atau jaminan ke pihak RPX yang berlaku selama tiga tahun. "Bila di tengah jalan mitra mengundurkan diri, deposit ini akan dikembalikan," kata Maria. Sisanya sebesar Rp 25 juta disebut sebagai joining fee.

Maria bilang joining fee ini sepenuhnya akan kembali ke mitra. Sebab uang tersebut digunakan untuk biaya membeli perlengkapan seperti backdrop, counter desk, banner, sign board, seragam, timbangan, lisensi, dan marketing fee. Oh, iya, Anda juga perlu menyiapkan satu perangkat komputer, telepon, dan mesin faks.

Sementara itu, lokasi usaha yang harus Anda miliki minimal 3 meter (m) x 3 m. "Memang kecil. Sebab, para ASC ini hanya sebagai tempat layanan. Sedangkan operasionalnya langsung di kami," kata Maria.

Setiap bulan, biaya operasional yang Anda keluarkan tidak besar yakni hanya untuk membayar listrik, telepon, internet, gaji satu karyawan. "Kalau sudah ada tempat usaha, Anda tidak perlu keluarkan uang sewa," jelas Maria. Bila dalam sebulan Anda bisa mendapatkan omzet Rp 20 juta dengan incentive fee20%, pendapatan kotor yang Anda peroleh Rp 4 juta.

• Cash Counter JNE

Untuk menjadi mitra JNE, Anda harus mengeluarkan dana untuk biaya keagenan Rp 3 juta dan jaminan keagenan senilai Rp 5 juta. Adapun dana yang dikeluarkan untuk membeli peralatan kerja seperti komputer, printer, AC, dan meja kerja sebesar Rp 20 juta. "Pada awal berdiri pendapatan saya sekitar Rp 35 juta," kata cash counter JNE Ekawati Gozali yang membuka gerai di Perumahan Citra Garden Jakarta Barat ini. Dengan omzet sebesar itu, hak Ekawati sebesar 27% atau sekitar Rp 9,45 juta.

Menurut Ekawati, pengeluarannya per bulan hanya 20% dari hak yang diperolehnya. "Hanyauntuk gaji karyawan dan membayar tagihan rutin seperti listrik, telepon, internet dan air," katanya.

Kring…kring!

Sumber : peluangusaha.kontan.co.id

Sumber gambar : kontan.co.id

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 02.52 0 komentar