“Berburu Makanan Inovatif di Agrifest - Tribunnews”

Minggu, 23 Desember 2012

“Berburu Makanan Inovatif di Agrifest - Tribunnews”


Berburu Makanan Inovatif di Agrifest - Tribunnews

Posted: 23 Dec 2012 01:12 AM PST

TRIBUNNEWS.COM -- BERBAGAI jenis produk olahan hasil kreasi dan inovasi mahasiswa jurusan Agribisnis angkatan 2009 Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) ditampilkan dalam sebuah acara bertajuk Agrifest 2012 di Lapangan Kopma Unpad, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (21/12/2012).

Acara yang dimulai sejak pukul 14.00 itu menawarkan produk olahan pertanian berbiaya murah menjadi menjadi produk makanan olahan yang enak, menarik, dan sehat. Bahkan hasil pertanian yang tak memiliki nilai ekonomi disulap menjadi makanan istimewa yang memiliki gizi dan nilai ekonomi yang tinggi.

"Ada puding, rendang jamur, minuman dari sayuran, sirup selabor, berbagai sayuran fresh siap saji, kulit ikan menjadi kerupuk. dam hasil inovatif dan kreatif lainnya," ujar Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Pertanian Unpad, Dini Rohdiani, ketika ditemui Tribun seusai membuka Agrifest, Jumat siang.

Dikatakan Dini, agrifest atau festival agribisnis ini merupakan kegiatan rutin yang digelar tiap tahun oleh Fakultas Pertanian Unpad. Setiap mahasiswa yang sudah menempuh mata kuliah bisnis enabling environment development problem (BEEDP), kata Dini, wajib mengkuti agrifest.

"Setiap mahasiswa yang menempuh kuliah BEEDP mendapatkan pengetahuan dan pengelaman seperti melakukan perencanaan bisnis, magang di sebuah perusahaan, dan pengenalan kerjasama dengan mitra kerja. Karena itu di akhir perkuliahan harus bisa memasarkan produk yang pernah mereka lakukan ketika melakukan praktik," katanya.

Dini pun mengatakan acara tersebut juga akan dihadiri para pelaku usaha dan bisnis. Tujuannya agar mengenal produk-produk makanan dan minuman olahan mahasiswa Unpad.

"Ini juga membuka peluang bagi para mahasiswa agar bisa berwiraswasta dengan ilmu yang dimiliknya sehingga tak hanya mengandalkan pekerjaan di perusahaan swasta atau menjadi pegawan negeri sipil," ujar Dini.

Ketua Panitia Pelaksana Agrifest, Muhammad Uluwan Rifai (19), mengatakan acara tersebut ditargetkan bisa mengundang sekitar 1000 pengunjung. Pasalnya acara tersebut hanya digelar sekali dalam setahun.

"Acara ini konsepnya adalah karnaval yang diikuti 150 mahasiswa jurusan agribisnis. Dan semuanya merupakan mahasiswa angkatan 2009 yang menawarkan 31 produk agribisnis," ujar Rifai kepada Tribun.

Hal senada juga dikatakan Satriyani Arli Pratama (21), mahasiswa jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Unpad. Gadis berjilbab ini mencoba menawarkan sayuran siap saji. Sayuran tersebut, yakni paprika merah, paprika hijau, jagung, wortel.

"Sayuran ini dinikmati dengan saus thousand island. Dan sayuran ini bebas bakteri termasuk E coli dan bahan kimia berbahaya. Sebab kami menggunakan sayuran yang fresh dan mengolahnya dengan ilmu yang kami miliki," ujarnya.

Dikatakan Arli, produk tersebut memang baru pertama kali ada di Indonesia. Itu sebabnya ia dan rekan-rekannya yang berjualan sayuran siap saji itu berencana akan melanjutkan usaha tersebut.

"Kami belum akan memakai brand. Sebab kami masih ingin memasarkannya ke kalangan mahasiswa terlebih dahulu. Selain itu kami masih disponsori pihak lain. Tapi kami akan mengupayakan mandiri jika memang produk ini diminati masyarakat," ujarnya. (Tribun Jabar/Teuku M Guci Syaifuddin)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 01.27  

0 komentar:

Poskan Komentar