“Ciptakan Pengusaha Muda lewat Kontes Wirausaha Muda “Ide muda” - Suara Merdeka CyberNews”

Rabu, 21 November 2012

“Ciptakan Pengusaha Muda lewat Kontes Wirausaha Muda “Ide muda” - Suara Merdeka CyberNews”


Ciptakan Pengusaha Muda lewat Kontes Wirausaha Muda “Ide muda” - Suara Merdeka CyberNews

Posted: 20 Nov 2012 10:56 PM PST

Tadi malam, tepatnya 20 November, berlangsung Final Kontes Wirausaha Muda IDE MUDA  bertempat di Paragon Mall semarang. Lomba yang diselenggarakan oleh Kadin Jateng ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit wirausaha muda, kawan. Lomba Ide Muda nggak hanya sekadar mencari ide bisnis yang paling bagus, paling unik, dan paling menarik lh0, namun Ide Muda mencari bagaimana menciptakan ide peluang usaha baru yang realistis dan mudah diaplikasikan.

Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono menyampaikan, kriteria proposal bisnis dalam lomba ini bukan hanya dari segi keanehan, keunikan, inovatif, atau lain dari yang lain saja, namun harus dilihat dari segi realisasi apakah bisa diwujudkan atau tidak. Dalam menciptakan peluang usaha, harus realistis, mudah, dan murah untuk dilakukan. Apalagi pelaku bisnis ini adalah anak muda.

Acara ini berlangsung meriah  dimulai pukul 11.00 acara dibuka oleh MC yang super kocak. Selanjutnya ada beberapa anak muda berbakat yang sengaja diundang untuk mengisi talkshow bertajuk "Bincang Wiramuda". Untuk sesi pertama, yaitu pukul 10.30- 12.00 bertema Creatively sells creativity  menampilkan Bandung Ajrianu (Ketua ADGI Chapter Solo) dan Rangga Akbar P(Ketua Caraka Fest 2012). Wah, nggak tanggung–tanggung nih mereka membagi rumus STP (segmentasi, Target dan Promosi) serta TSM (Tau, Suka, Mau) untuk kawan muda yang hadir di Hall Paragon mall lantai dasar Semarang. Selanjutnya, pukul 13.00 -15.00 digelar sesi kedua dengan tema "Kreatifitas Usaha Anak Muda" yang menampilkan pembicara Dico Trirosandi (Pendiri komunitas Telurpuyuh).

Kemudian sesi terakhir yaitu pukul 15.00 – 17.00 dengan tema Youth Colaboration  oLeh mas Willy. Eits, disini Ekspresi Suara Remaja juga membuka stand lho. Selain ada klinik jurnalistik, Ekspresi Suara Remaja juga mengadakan workshop yang dipandu oleh Dainty Handmade, salah satu crafter muda Semarang. Antusisme kawan muda yang datang begitu besar, pasalnya mereka diajari membuat aksesories oleh Anissa (Owner Dainty Handmade).  Anissa dengan sabar mengajari kawan muda yang hadir untuk membuat headband multifungsi. Dan hasil karya mereka bisa langsung dibawa pulang, free! Pokoknya seru deh.

Malam pun tiba, dan acara puncak Wirausaha Idemuda akhirnya datang juga. Acara ini bisa dibilang wow! soalnya juri Panelisnya orang hebat semua. Ada Bapak CEO Saratoga Group yaitu Sandiaga S Uno, CEO Suara Merdeka Group Kukrit Suryo Wicaksono, dan CEO Bakrie Telecom, Anindya Bakrie. Wah, kontestan pasti beruntung banget yah, bisa punya kesempatan berinteraksi langsung dengan dewan jurinya. Hanya 10 besar Kontestan yang bisa masuk ke putaran final ini. Sebelumnya mereka sudah disaring dari ratusan proposal yang masuk. Kontestan satu persatu maju ke atas panggung untuk melakukan presentasi. Masing-masing diberi waktu 5 menit. Sepuluh kontestan tersebut adalah Devekloper (Kukuh Primastya, Raya Awalsyah), TukuNiku.com (Mohammad Reza Maulana, Nurul Amalia, Ari Putra Wibowo), NanoSiL DeoSpray Produk Berbasis Nanoteknologi (Singgih Wibowo), dan Redus Art furnitur unik kardus (Purbo Adi Wicaksono). Oniguru (Rudyanto, Sidarta PD, Willy D), Om Bandos tambal ban on call (Yunita Fatma Faidha) Mainan karakter figur khas Indonesia (Namuri Migotuwio). Kemudian Kanotik Have Fun With Kano Batik Semarangan (Reza Najib Hidayat), "Abatik Mbem-Mbem" upaya pelestarian kue tradisional apem dengan motif batik (Fahmi Ulin Ni'mah), dan Mengubah Sampah Menjadi Emas berbasis masyarakat (Nailis Sa'adah).

Setelah proses penjurian yang ketat, akhirnya dipilihlah juara 3 besar. Juara pertama dimenangkan oleh Best Fussion Onigiri With Indonesian Taste (Oniguru) oleh Rudyanto, Sidarta PD, Willy D, dengan hadiah 10 juta, ketiganya adalah mahasiswa Universitas Indonesia. Juara Kedua adalah Om Bandos tambal ban on call ide Yunita Fatma Faidha dari STIE Widya Manggala Semarang dengan hadiah Rp 7,5 juta, dan mainan karakter figur khas Indonesia karya Namuri Migotuwio dari ISI Yogyakarta dengan hadiah Rp 5 juta. Selain itu juara harapan mendapatkan uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah.

Hadiah diserahkan langsung oleh Dewan Juri yaitu Sandiaga Uno, Kukrit Suryo Wicaksono, dan Anindya Bakrie. "Perasaannya pasti senang, semua perjuangan kami terbayar, setelah perjalanan 14 jam via bus adri Jakarta dan akhirnya perjuangan kami tidak sia-sia. Kami Bangga. " Ucap Rudyanto mewakili Tim nya.

Anyway, Selamat ya bagi pemenangnya, semoga usahanya bisa berjalan dengan baik dan maju. Amin!

Tags: , , ,

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 01.49  

0 komentar:

Poskan Komentar