“Asumsi Perhitungan Usaha Kafe : Usaha Rumahan I Peluang I ...

Minggu, 19 Agustus 2012

“Asumsi Perhitungan <b>Usaha</b> Kafe : <b>Usaha</b> Rumahan I Peluang I <b>...</b>”


Asumsi Perhitungan <b>Usaha</b> Kafe : <b>Usaha</b> Rumahan I Peluang I <b>...</b>

Posted: 18 Aug 2012 11:13 PM PDT

Perhitungan Biaya Pengeluaran dan keuntungan Usaha Kafe di Halaman Rumah

menu makanan kafeNuansa Rumah yang sangat terasa menjadi alasan banyak orang memilih berkunjung ke kafe dengan konsep lokasi di rumah. Salah satu hal utama yang perlu dipersiapkan adalah sebagai mana yang telah dikupas pada artikel – artikel sebelumnya, yaitu harus  adanya fasilitas akses internet secara gratis sehingga menjadi nilai lebih yang menarik pengunjung untuk datang ke Kafe. Hal ini dikarenakan kebutuhan internet pada zaman sekarang ini sudah sangat urgen, dari mulai para professional yang senantiasa butuh informasi yang bagus dan up date sampai para remaja yang lagi ngetren untuk berselancar di jejaring social seperti facebook, tweeter, imesh dan lain sebagainya.

Bagi para Profesional, Pebisnis, Marketer atau sejenisnya seringkali Kafe dijadikan sarana untuk menemui dan menjamu para relasi bisnisnya. Dengan suasana yang nyaman dan santai sambil menyantap  menu makanan yang enak dan berkualitas diharapkan akan menciptakan suasana yang kondusif sehingga menciptakan suatu hasil kesepakatan yang maksimal bagi bisnisnya. Apalagi dengan ditambah bisa bebas meng-akses internet, hal ini akan sangat membantu mereka dalam menjalankan bisnisnya agar lebih praktis dan efesien.

Selain itu sebaiknya jam buka Kafe harus sampai larut malam, ini akan memberikan banyak kesempatan bagi mereka yang sibuk pada jam – jam kerja atau mungkin mereka yang ingin suasana lebih hening. Bagi anda yang ingin menggeluti Usaha Kafe Rumahan ini, Berikut akan digambarkan asumsi perhitungan biaya pengeluaran dan pendapatan atau Omset usaha serta keuntungan bersih dari usaha kafe ini.

Modal Awal Usaha Rp 5.000.000,-
Belanja beberapa perlengkapan makan

dan minum ( tisu, sedotan, dll )

Rp 500.000,-
Cetak Brosur Rp 500.000,-
Modem dan Router Rp 800.000,-
Pengeluaran di Bulan Pertama Rp 3.200.000,-
Bahan Baku

Belanja bahan mentah

  • Beras
  • Sosis
  • Kornet
  • Mie instan
  • Kopi, the
  • Gula, garam, bumbu – bumbu
  • Kerupuk, dll

 

Rp 500.000,-
Biaya Operasional Rp 2.700.000,-
Gaji 1 karyawan ( chef ) Rp 1.200.000,-
Listrik, internet, telepon dan air Rp 1.500.000,-

Di awal usaha bisa memanfaatkan peralatan memasak dan perlengkapan makan dari mulai meja, kursi, alat makan dan lain – lain yang sudah ada di rumah. Sedangkan operasional Kafe cukup dibantu oleh  satu orang karyawan saja  yang bertindak sebagai chef (juru masak). Pelayanan Kafe masih ditangani langsung oleh pemilik Kafe sendiri. Disini diasumsikan bahwa pengunjung yang datang diperkirakan 10 orang per hari dengan tagihan ( bill ) pesanan makanan dan minuman sekitar Rp 15 ribu per orang. Maka dengan demikian dapat di proyeksikan sebagai berikut :

Omset atau Pendapatan Bulan Pertama Rp 4.500.000,-
Rata – rata 10 orang x Rp 15 ribu/ org x 30 hari Rp 4.500.000,-
Pengeluaran Bulan Pertama Rp 3.200.000,-
Keuntungan Bersih ( 28,88 % ) Rp 1.300.000,-

Dengan demikian berdasarkan hasil perhitungan diatas bahwa untuk menjalankan usaha Kafe yang dibangun di halaman rumah akan balik modal atau Return on Investment (ROI) setelah berjalan 5 bulan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 01.09  

0 komentar:

Poskan Komentar