“Kiat Memulai Usaha di Tengah Pemukiman Warga ... - Bisnis UKM”

Jumat, 17 Juni 2011

“Kiat Memulai <b>Usaha</b> di Tengah Pemukiman Warga <b>...</b> - <b>Bisnis</b> UKM”


Kiat Memulai <b>Usaha</b> di Tengah Pemukiman Warga <b>...</b> - <b>Bisnis</b> UKM

Posted: 16 Jun 2011 08:25 PM PDT

memulai usahaKeberadaan lokasi usaha tentu menjadi bagian yang sangat penting dalam menentukan kesuksesan bisnis Anda. Bahkan terkadang para pelaku usaha saling berlomba dan berebut lokasi yang cukup ramai untuk memasarkan produk atau jasanya. Padahal lokasi usaha yang ramai belum tentu berpotensi bagus untuk bisnis Anda. Karenanya sebelum memilih lokasi usaha, sesuaikan lokasi tersebut dengan target pasar yang ingin Anda bidik.

Salah satu lokasi usaha yang tidak terlalu ramai namun cukup potensial adalah kawasan pemukiman warga. Banyaknya jumlah penduduk yang tinggal disuatu pemukiman warga tentunya membutuhkan produk ataupun pelayanan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Kondisi inilah yang membuat lokasi pemukiman warga dijadikan sebagai salah satu tempat yang cukup potensial untuk menjalankan sebuah usaha.

Meskipun begitu, memulai usaha di tengah pemukiman warga ternyata tidaklah semudah yang kita kira. Ada berbagai faktor yang perlu kita perhatikan untuk bisa sukses menjalankan usaha di lokasi tersebut. Mulai dari faktor geografis, demografis, minat konsumen, hingga gaya hidup masyarakat sekitar sangat mempengaruhi kesuksesan bisnis yang Anda jalankan. Berikut ini beberapa kiat memulai usaha ditengah pemukiman warga yang perlu Anda perhatikan.

1. Pemukiman warga sepi pada hari kerja
Sebagian besar warga kita memiliki rutinitas harian sebagai karyawan pabrik atau toko, pegawai kantoran, pedagang, pelajar, sampai mahasiswa. Sehingga pada jam-jam tertentu khususnya pada hari kerja, aktivitas pemukiman warga tidak seramai pada sore hari atau pada waktu libur. Karena itu bagi Anda yang ingin memulai usaha di lokasi ini, pilihlah peluang bisnis yang banyak dicari warga di sela-sela waktu sibuknya.

2. Pilih komoditas yang banyak dibutuhkan konsumenkiat memulai usaha
Sebelum memulai usaha, perhatikan gaya hidup dan perilaku konsumen yang ada di lokasi pemukiman tersebut. Hal ini penting agar Anda tidak salah pilih produk atau jasa apa yang akan Anda tawarkan kepada calon konsumen. Biasanya komoditas yang cukup berpotensi adalah produk atau jasa yang berhubungan dengan kebutuhan utama warga, seperti usaha toko kelontong, warung makan, isi ulang pulsa, jasa laundry, isi ulang air, agen gas elpiji, klinik kesehatan, bengkel motor atau mobil, salon potong rambut, dan lain-lain.

3. Berikan layanan delivery order (pesan antar)
Tingginya kesibukan warga membuat sebagian besar dari mereka enggan untuk pergi keluar rumah setelah lelah seharian bekerja. Namun menghadapi keadaan seperti itu, Anda tidak perlu takut dan mengurungkan niat untuk memulai usaha. Karena permasalahan tersebut dapat Anda jadikan sebagai peluang bisnis yang cukup potensial, yakni dengan memberikan layanan delivery order (pengiriman pemesanan) untuk meningkatkan penjualan bisnis Anda.

4. Atur jarak antar pemain bisnis
Kawasan pemukiman padat penduduk menjadi salah satu target pasar yang cukup potensial bagi para pelaku usaha. Jadi tidaklah heran bila dalam sebuah lokasi pemukiman warga terdapat beberapa pemain bisnis yang mencoba menawarkan berbagai macam produk atau jasa yang banyak dibutuhkan para konsumen. Untuk mengurangi resiko tersebut sebaiknya atur jarak antar pemain bisnis, misalnya saja mengatur jarak dalam radius 500 meter dari pemain bisnis lainnya. Sehingga peluang pasar yang Anda miliki masih terbuka lebar dan prospek bisnisnya pun masih cukup menjanjikan.

5. Perhatikan akses lalu lintas warga
Selain di tengah pemukiman penduduk, Anda dapat menjalankan usaha di sekitar jalan yang digunakan warga sebagai akses lalu lintas utama. Namun sebelum memilih lokasi usaha, perhatikan lalu lalang kendaraan yang melintas di jalan tersebut. Hindari pemilihan lokasi di ruas jalur cepat, karena rata-rata kendaraan melaju dengan kencang dan kurang tertarik untuk singgah membeli produk atau jasa yang ditawarkan di sepanjang jalan tersebut. Lebih baik cari lokasi usaha di sepanjang jalan yang sering dilewati warga sebelum masuk pemukiman.

Semoga informasi tips bisnis untuk pekan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan membantu para pelaku usaha yang kesulitan mencari pasar. Cobalah pahami perilaku konsumen yang ada di sekitar pemukiman, dan penuhi segala kebutuhan yang banyak dicari warga. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, dan mulailah dari sekarang. Salam sukses!!!

Sumber gambar : http://www.progressivereadingseries.org/wp-content/uploads/2010/04/When-Starting-a-New-Business.jpg dan http://www.pilatesdigest.com/wp-content/uploads/2008/11/pilates-business.jpg

Jika ingin mempublikasikan ulang artikel ini di blog atau website Anda, mohon cantumkan LINK AKTIF menuju artikel yang bersangkutan. Seluruh materi artikel/berita (foto, teks, video, logo) dilindungi undang-undang hak cipta. Baca Copyright untuk info selengkapnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 01.51  

0 komentar:

Poskan Komentar